Polisi Selidiki Kasus Sopir Truk dan Anak Jalanan di Pesanggrahan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Jun 2026, 22:01
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Polsek Pesanggrahan bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aksi perusakan truk yang melibatkan sekelompok anak jalanan di kawasan Petukangan Utara, Pesanggrahan. Polsek Pesanggrahan bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aksi perusakan truk yang melibatkan sekelompok anak jalanan di kawasan Petukangan Utara, Pesanggrahan. (ANTARA)

 

Ntvnews.id, Jakarta - Polsek Pesanggrahan bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aksi perusakan truk yang melibatkan sekelompok anak jalanan di kawasan Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Insiden yang sempat memicu kemacetan ini berakhir dengan penyelesaian kekeluargaan.

Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan melalui layanan darurat 110 sekitar pukul 12.50 WIB. Pelapor, yang merupakan pengguna jalan, menginformasikan adanya ketegangan di Jalan Ciledug Raya, tepatnya di depan Halte Universitas Budi Luhur.

"Kami menerima laporan adanya sekelompok anak punk atau anak jalanan yang melakukan perusakan terhadap truk yang sedang melintas. Personel langsung kami terjunkan ke lokasi untuk mengecek situasi," ujar Kompol Seala, Minggu, 14 Juni 2026.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, keributan bermula saat truk tersebut melintas dan bersinggungan dengan kelompok anak jalanan tersebut. Diduga, salah satu dari anak jalanan tersebut mengalami cedera ringan dalam peristiwa itu.

Situasi sempat memanas ketika rekan-rekan korban mencoba mengadang dan melakukan tindakan anarkis terhadap armada truk. Seorang pengemudi mobil pribadi yang melintas sempat turun untuk melerai dan meminta anak-anak jalanan tersebut tenang hingga urusan dengan sopir truk diselesaikan secara baik-baik.

"Dari keterangan saksi, anak jalanan tersebut meminta biaya pengobatan untuk rekannya yang terluka. Sopir truk pun menunjukkan iktikad baik dengan bertanggung jawab," lanjut Seala.

Uniknya, penyelesaian masalah ini dilakukan secara nontunai. Sopir truk sepakat memberikan kompensasi biaya pengobatan dengan cara mentransfer sejumlah uang kepada pihak anak jalanan yang bersangkutan.

Namun, saat petugas kepolisian tiba di tempat kejadian perkara (TKP), kedua belah pihak sudah tidak ditemukan di lokasi. 

"Saat petugas sampai, seluruh pihak yang terlibat telah membubarkan diri dan melanjutkan perjalanan masing-masing ke arah Cipulir," jelas Kapolsek.

Polisi juga telah berkomunikasi kembali dengan pelapor yang saat itu sedang dalam perjalanan menuju Bekasi. Pelapor menyampaikan apresiasi yang tinggi atas respons kilat Polsek Pesanggrahan dalam menanggapi aduan masyarakat melalui layanan 110.

(Sumber: Antara)

x|close