Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan berbagai sektor ekonomi di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, melalui kerja sama lintas kementerian dan berbagai pihak terkait. Dukungan tersebut mencakup sektor perkebunan, pertanian, hingga perikanan yang dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen itu mengemuka dalam pertemuan antara Wakil Bupati Katingan Firdaus dan Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi di Jakarta, Jumat pagi. Dalam pertemuan tersebut, Firdaus memaparkan berbagai potensi unggulan daerah sekaligus sejumlah kendala yang masih dihadapi pelaku usaha di wilayahnya.
Kabupaten Katingan diketahui memiliki komoditas unggulan berupa perkebunan kelapa sawit dan karet. Selain itu, daerah tersebut juga memiliki sektor pertanian padi yang didukung fasilitas penggilingan berkapasitas hingga 1,5 ton per jam. Di bidang perikanan, tersedia fasilitas cold storage serta pabrik es yang dapat menunjang aktivitas produksi dan distribusi hasil perikanan.
Meski memiliki potensi yang cukup besar, Katingan masih menghadapi berbagai keterbatasan infrastruktur. Sejumlah jalan kampung, jalan poros, dan jembatan kerap sulit dilalui saat musim hujan karena kondisi berlumpur. Selain itu, fasilitas pelabuhan feri juga dinilai belum memadai untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Viva Yoga mengatakan Kementerian Transmigrasi saat ini tengah membangun berbagai kerja sama dengan kementerian lain, badan usaha milik negara (BUMN), serta perusahaan swasta nasional maupun internasional untuk mempercepat pembangunan kawasan transmigrasi dan wilayah pendukung ekonomi.
Terkait pengembangan sektor pertanian dan perikanan, ia menyebut pihaknya akan menjalin sinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Pertanian, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan.
“Bahkan bisa bekerja sama dengan pemerintah dan perusahaan dari China,” ujarnya, dikutip dari keterangan resmi yang diterima di Denpasar, Bali, Jumat malam, 12 Juni 2026.
Untuk kebutuhan peningkatan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan pelabuhan di Kabupaten Katingan, Viva mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait agar berbagai aspirasi pembangunan dapat ditindaklanjuti.
“Meski di Katingan belum ada kawasan transmigrasi, maka aspirasi yang ada kami koordinasikan dengan kementerian terkait. Kami dukung berbagai pembangunan untuk kesejahteraan rakyat,” katanya.
Viva menjelaskan bahwa saat ini Katingan baru memiliki beberapa Satuan Pemukiman (SP) transmigrasi, yakni di Pulau Malan, Pulau Tewang Beringin, dan Hyang Bana SP-1.
“Penempatan transmigran ada yang di tahun 2007, ada pula di tahun 2011/2012. Di dua satuan pemukiman itu ada 950 kepala keluarga,” imbuhnya.
Ia menambahkan, sejumlah kawasan transmigrasi di Kalimantan Tengah telah berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Beberapa di antaranya berada di Belantikan Raya, Kabupaten Lamandau; Jelai, Kabupaten Sukamara; Lamunti dan Dadahup, Kabupaten Kapuas; Tumbang Jutuh, Kabupaten Gunung Mas; serta Arut Selatan dan Kotawaringin Lama di Kabupaten Kotawaringin Barat.
(Sumber: Antara)
Wakil Bupati (Wabup) Katingan Firdaus (kanan) menemui Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi (kiri) di Kompleks Kantor Kementerian Transmigrasi, Jakarta. (Antara)