Ntvnews.id, Bogor - Ketua Tim Pengawas Haji DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto puas dengan antrean haji yang berkurang pada tahun ini.
Namun, kata dia, Prabowo meminta antrean haji dipangkas kembali agar bisa menjadi 26 tahun.
"Concern beliau yang kami sangat apresiasi adalah bagaimana antrean yang kemarin sudah hampir 35 tahun sampai 40 tahun bisa ditekan menjadi sekitar 26 tahun," kata Cucun di Hambalang, Jawa Barat, Rabu, 17 Juni 2026.
Ia menuturkan Presiden Prabowo tidak hanya menargetkan penurunan antrean hingga 26 tahun, tetapi juga meminta jajarannya mencari skema yang memungkinkan masa tunggu haji bisa dipersingkat lebih jauh.
"Bahkan beliau menyampaikan tadi kalau bisa tolong lebih cepat lagi seperti apa skemanya kalau misalkan antrean ini tidak panjang," ujarnya.
Baca Juga: Qodari: Koperasi Merah Putih Berpotensi Ciptakan 1,4 Juta Lapangan Kerja hingga 2029
Politikus PKB ini menjelaskan, DPR dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan hasil pengawasan penyelenggaraan haji selama ini.
Salah satu capaian yang disoroti adalah penurunan biaya haji dalam dua tahun terakhir yang dinilai membantu sekitar 240 ribu calon jemaah.
"Alhamdulillah kami menyampaikan pengawasan dari mulai keberangkatan, bahkan dari mulai menetapkan di panja ongkos naik haji bisa berkurang dalam waktu dua tahun terakhir. Nah 240 ribu orang yang mereka betul-betul sudah bertahun-tahun ingin melaksanakan ibadah haji," imbuhnya.
Ketua Tim Pengawas Haji DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal (NTVnews)
Menurut Cucun, pemerintah melalui Kementerian Haji nantinya akan mengkaji berbagai opsi dan skema untuk mempercepat keberangkatan calon jemaah sehingga masa tunggu yang saat ini mencapai puluhan tahun dapat terus ditekan.
"Harapannya masyarakat yang sudah bertahun-tahun menunggu bisa lebih cepat mendapatkan kesempatan untuk menunaikan ibadah haji," jelasnya.
Ketua Tim Pengawas Haji DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal (NTVnews)