Ntvnews.id, Bangkok - Kepolisian Thailand menangkap seorang warga negara Australia yang diduga terlibat dalam pembunuhan seorang remaja perempuan berusia 17 tahun. Jenazah korban ditemukan di dalam sebuah koper yang dibuang di dekat wilayah Kota Pattaya.
Dikutip dari Al Jazeera, Minggu, 28 Juni 2026, pria tersebut diidentifikasi sebagai Simon Carman. Ia ditangkap pada Jumat malam di Suvarnabhumi Airport saat hendak menaiki pesawat menuju Perth, Australia.
Berdasarkan hasil penyelidikan, rekaman kamera pengawas menunjukkan korban memasuki sebuah kondominium bersama tersangka pada Kamis dini hari.
Beberapa jam setelahnya, rekaman CCTV lainnya memperlihatkan Carman keluar dari gedung sambil membawa sebuah koper hitam berukuran besar, yang kemudian diangkut menggunakan sepeda motor.
Baca Juga: Sosok Putri Raja Thailand yang Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun, Sempat Koma 3 Tahun
Jenazah korban yang ditemukan tanpa busana kemudian diketahui berada di dalam koper tersebut. Koper itu ditemukan di dekat jalur kereta api, tidak jauh dari lokasi terakhir korban terlihat.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa korban diduga mengalami penganiayaan berat sebelum meninggal dunia, dengan sejumlah luka memar ditemukan pada bagian wajahnya.
Kasus ini terungkap setelah teman-teman korban melaporkan kehilangan korban pada Jumat siang. Polisi kemudian menelusuri aktivitas terakhir korban hingga ke kamar yang didatangi bersama tersangka, sebelum meminta bantuan petugas imigrasi untuk mencegah tersangka meninggalkan Thailand.
Meski demikian, Carman membantah telah melakukan pembunuhan terhadap korban.
Kepala Kepolisian Kota Pattaya, Anek Sarathongyu, mengatakan penyidik meyakini bahwa tersangka bertanggung jawab atas kematian remaja tersebut. Polisi juga menemukan bekas cakaran pada tubuh tersangka yang diduga merupakan tanda perlawanan dari korban.
Ilustrasi - Korban pembunuhan. (Antara)
Ketika ditanya mengenai luka di bagian lehernya dalam sebuah rekaman video setelah penangkapan, Carman mengklaim bahwa luka tersebut disebabkan oleh gigitan laba-laba.
Polisi Thailand kini menjerat tersangka dengan sejumlah dakwaan, termasuk pembunuhan, menyembunyikan jenazah, serta membawa anak di bawah umur untuk tujuan tidak senonoh.
Sementara itu, Department of Foreign Affairs and Trade menyatakan telah memberikan bantuan konsuler kepada warga negaranya, namun tidak memberikan komentar lebih lanjut karena proses hukum masih berlangsung.
Penangkapan ini terjadi hanya beberapa pekan setelah pemerintah Thailand mempersingkat masa bebas visa bagi wisatawan asing menyusul meningkatnya sejumlah kasus yang melibatkan warga negara asing, termasuk dugaan tindak pidana narkotika, perdagangan manusia, dan operasional bisnis ilegal.
Ilustrasi mayat. (Antara)