Ntvnews.id, Taheran - Pemerintah Iran mengumumkan bahwa prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei akan dihadiri oleh para pemimpin dan pejabat tinggi dari lebih dari 30 negara. Selain itu, tokoh agama dan perwakilan dari puluhan negara lainnya juga dipastikan akan mengikuti rangkaian upacara penghormatan terhadap pemimpin tertinggi Iran tersebut.
Sekretaris Komite Nasional Penyelenggara Upacara Perpisahan dan Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Ali-Akbar Pourjamshidian, menyampaikan bahwa hingga saat ini sejumlah kepala negara, pejabat senior, pemuka agama, serta delegasi internasional telah mengajukan permohonan resmi untuk menghadiri prosesi pemakaman.
"Para pemimpin dunia dan pejabat tinggi dari lebih dari 30 negara, bersama tokoh agama terkemuka dan perwakilan dari 90 negara, telah secara resmi mengajukan permintaan untuk menghadiri upacara," ujar Pourjamshidian, dikutip dari kantor berita resmi Iran, IRNA, Jumat, 3 Juli 2026.
Menurut Pourjamshidian, beberapa negara tetangga Iran seperti Irak, Pakistan, dan Afghanistan juga berencana mengirimkan delegasi masyarakat dalam jumlah besar untuk mengikuti prosesi penghormatan terakhir tersebut.
Saat ini, komite internasional yang dibentuk pemerintah Iran tengah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai negara guna memfasilitasi kedatangan para pejabat, delegasi, dan pelayat asing yang akan menghadiri upacara tersebut.
Baca Juga: Trump Sebut Iran Hampir Setujui Seluruh Tuntutan Utama AS
Pourjamshidian menjelaskan bahwa upacara utama akan diselenggarakan di Teheran pada Jumat, 3 Juli, dan akan dihadiri oleh kepala negara, pejabat tinggi pemerintahan, ulama, cendekiawan, serta tokoh agama dari berbagai negara. Sementara itu, prosesi penghormatan publik dijadwalkan berlangsung mulai Sabtu, 4 Juli.
Rangkaian penghormatan terhadap Ayatollah Ali Khamenei tidak hanya akan berlangsung di Iran. Pemerintah Iran juga merencanakan prosesi lanjutan di Irak, dengan membawa jenazah Ayatollah Ali Khamenei ke negara tersebut pada 8 Juli untuk menjalani upacara penyambutan resmi.
Penyambutan itu direncanakan berlangsung di Bandara Baghdad atau Najaf dan akan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi Irak, termasuk perdana menteri, pimpinan negara, serta para komandan militer.
Di sisi lain, pemerintah Iran juga mempersiapkan peliputan media dalam skala besar untuk mendokumentasikan seluruh rangkaian acara pemakaman. Ribuan jurnalis, fotografer, kru televisi, dan organisasi media domestik akan dikerahkan selama prosesi berlangsung.
Selain media dalam negeri, lebih dari 300 jurnalis asing juga dijadwalkan meliput langsung prosesi pemakaman tersebut. Kehadiran ratusan wartawan internasional itu menjadikan pemakaman Ayatollah Ali Khamenei sebagai salah satu peristiwa yang mendapat sorotan media global terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Papan reklame yang menampilkan mendiang mantan pemimpin Iran Ali Khamenei dan putranya, Mojtaba Khamenei, yang tewas dalam serangan AS dan Israel (28/2) terlihat dipasang di jalan raya Bandara Internasional Rafic Hariri di Beirut, Lebanon, Selasa, 21 (Antara)