Tim Gabungan Cari 2 Polisi yang Diduga Hanyut Saat Operasi Penangkapan Bandar Narkoba

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Jul 2026, 22:32
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Tim gabungan pada saat melakukan pencarian dua personel Polres Katingan yang dilaporkan hilang saat penggerebekan terduga bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan Tim gabungan pada saat melakukan pencarian dua personel Polres Katingan yang dilaporkan hilang saat penggerebekan terduga bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan (Antara)

Ntvnews.id, Palangka Raya - Tim gabungan masih melanjutkan upaya pencarian terhadap dua anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan, Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, yang diduga hanyut di Sungai Katingan saat menjalankan operasi penangkapan terduga bandar narkoba pada Kamis, 2 Juli 2026.

Kapolres Katingan, Kalimantan Tengah, Ajun Komisaris Besar Polisi Dodik Hartanto, mengatakan seluruh kemampuan yang dimiliki telah dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian kedua personelnya.

"Fokus utama kami saat ini adalah menyisir aliran Sungai Katingan untuk menemukan keberadaan kedua anggota kami. Seluruh sumber daya yang tersedia telah kami kerahkan guna mempercepat proses pencarian," kata Kepala Kepolisian Resor Katingan, Kalimantan Tengah, Ajun Komisaris Besar Polisi Dodik Hartanto saat dikonfirmasi dari Palangka Raya, Jumat, 3 Juli 2026.

Menurut Dodik, pencarian dilakukan secara intensif dengan melibatkan personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Tengah, Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah, serta Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya.

Baca Juga: Kronologi Penggerebekan Bandar Narkoba di Katingan, 1 Polisi Gugur dan 2 Anggota Masih Hilang

Tim gabungan menyisir sejumlah titik di sepanjang Sungai Katingan yang diduga menjadi lokasi terakhir kedua anggota terlihat ketika menjalankan operasi penindakan terhadap terduga bandar narkoba di Desa Tumbang Kelemei, Kecamatan Katingan Tengah.

"Kami tidak bekerja sendiri. Seluruh unsur yang terlibat terus berkoordinasi agar proses pencarian dapat berjalan optimal," ucapnya.

Ia menjelaskan, proses pencarian dihadapkan pada tantangan berupa derasnya arus Sungai Katingan. Kondisi tersebut membuat tim SAR harus bekerja lebih waspada agar keselamatan seluruh personel tetap terjaga selama operasi berlangsung.

Meski menghadapi kendala, tim terus memperluas area penyisiran, baik di sepanjang bantaran sungai maupun di permukaan air, dengan memanfaatkan personel serta peralatan yang tersedia.

Baca Juga: 1 Polisi Tewas saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan, 2 Hilang

"Kondisi arus sungai memang menjadi tantangan, namun pencarian akan terus kami lakukan semaksimal mungkin," ujarnya.

Sebelumnya, Satresnarkoba Polres Katingan menggelar operasi penindakan terhadap terduga bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, pada Kamis, 2 Juli 2026 dini hari.

Dalam operasi tersebut, dua anggota Satresnarkoba Polres Katingan dilaporkan diduga terjatuh ke Sungai Katingan dan terseret arus.

Hingga Jumat, 3 Juli 2026 siang, kedua personel Polri itu masih belum ditemukan. Tim gabungan pun terus melanjutkan operasi pencarian dengan melibatkan seluruh unsur yang tergabung dalam operasi tersebut.

"Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar kedua anggota kami segera ditemukan. Kami akan terus berupaya hingga proses pencarian membuahkan hasil," kata Dodik.

(Sumber: Antara)

x|close