Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Abu Vulkanik Membumbung Sampai 1,4 Kilometer

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Jul 2026, 13:33
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip foto - Gunung Lewotobi Laki-laki meletus, melontarkan kolom abu hingga sekitar 1,2 kilometer dari atas puncak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Rabu, 22 April 2026 Arsip foto - Gunung Lewotobi Laki-laki meletus, melontarkan kolom abu hingga sekitar 1,2 kilometer dari atas puncak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Rabu, 22 April 2026 (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Aktivitas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih terus berlangsung. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat letusan terbaru pada Selasa, 7 Juli 2026, yang melontarkan abu vulkanik hingga sekitar 1,4 kilometer di atas puncak gunung.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, menjelaskan bahwa erupsi tersebut terjadi pada pukul 11.37 WITA. Kolom abu yang dihasilkan mencapai sekitar 2.984 meter di atas permukaan laut.

"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut," kata dia.

Menurut Lana, hasil pemantauan visual yang dipadukan dengan rekaman seismogram menunjukkan amplitudo maksimum erupsi mencapai 47,3 milimeter. Sementara itu, aktivitas kegempaan akibat letusan berlangsung selama kurang lebih 1 menit 27 detik.

Baca Juga: Status Gunung Lewotobi Laki-Laki Naik Jadi Siaga Level III

Seiring status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki yang masih berada pada Level III (Siaga), Badan Geologi kembali mengimbau masyarakat, wisatawan, maupun pengunjung agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.

Warga juga diminta tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, serta tidak mudah mempercayai informasi mengenai aktivitas vulkanik yang sumbernya tidak dapat dipastikan kebenarannya.

Selain potensi bahaya dari material letusan, masyarakat yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir lahar hujan apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi di kawasan puncak gunung.

Potensi banjir lahar dingin tersebut terutama mengancam wilayah yang dilalui sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki, di antaranya Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.

Baca Juga: Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 500 Meter

Badan Geologi juga mengimbau masyarakat yang berada di wilayah terdampak hujan abu agar menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk mengurangi risiko gangguan pada sistem pernapasan akibat paparan abu vulkanik.

Lana menambahkan, demi menjaga keselamatan masyarakat secara berkelanjutan, pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat koordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, serta dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung, Jawa Barat.

(Sumber: Antara)

x|close