Pramono Buka Santunan Muharam 2026, Salurkan Bantuan Rp3,44 Miliar untuk 3.440 Anak Yatim

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Jul 2026, 14:50
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pramono Buka Santunan Muharam di Gajah Mada Plaza, Jakarta Pusat, Kamis (9/7). Pramono Buka Santunan Muharam di Gajah Mada Plaza, Jakarta Pusat, Kamis (9/7). (NTVNews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id

, JakartaGubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka Program Santunan Muharam dan Belanja Bersama Anak Yatim di Gajah Mada Plaza, Jakarta Pusat, Kamis, 9 Juli 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta ini menjadi bentuk kepedulian dalam membantu anak-anak yatim memenuhi kebutuhan sekolah menjelang tahun ajaran baru.

Melalui program bertajuk "Muliakan Anak Yatim Bersama Gubernur", Pemprov DKI Jakarta tak hanya memberikan santunan, tetapi juga menghadirkan pengalaman berbelanja perlengkapan sekolah secara langsung agar anak-anak dapat memilih kebutuhan sesuai keinginan mereka.

Pramono pun berharap bantuan tersebut mampu membangkitkan semangat para penerima manfaat untuk menyambut tahun ajaran baru dengan penuh optimisme.

"Semoga program yang sangat baik ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Sebentar lagi masuk sekolah, nanti tasnya baru, bukunya baru, bajunya baru, semangatnya juga baru," katanya.

Pada kegiatan pembuka tersebut, sebanyak 150 anak yatim menerima berbagai bentuk bantuan berupa voucher belanja senilai Rp750 ribu, santunan tunai Rp250 ribu, serta paket perlengkapan sekolah. Anak-anak juga diajak berbelanja secara langsung sehingga mereka dapat memilih sendiri tas, buku, alat tulis, maupun perlengkapan sekolah lainnya sesuai kebutuhan.

Baca Juga: Rencana Pramono Gelar Khitanan Massal 5.000 Anak Menyambut 5 Abad Jakarta

Pramono Buka Santunan Muharam di Gajah Mada Plaza, Jakarta Pusat, Kamis (9/7).  <b>(NTVNews.id/Adiansyah)</b> Pramono Buka Santunan Muharam di Gajah Mada Plaza, Jakarta Pusat, Kamis (9/7). (NTVNews.id/Adiansyah)

Pramono menjelaskan bahwa kegiatan di Gajah Mada Plaza merupakan awal dari rangkaian Program Santunan Muharam Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026. Secara keseluruhan, program tersebut akan menjangkau 3.440 anak yatim di seluruh wilayah Jakarta dengan total nilai bantuan mencapai Rp3,44 miliar.

Menurutnya, program sosial ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi nyata antara Pemprov DKI Jakarta dan Baznas (Bazis) dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih.

Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan apresiasi kepada Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta yang dinilai konsisten menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program sosial.

Salah satu program yang mendapat perhatian adalah Program Pemutihan Ijazah, yang membantu peserta didik dari keluarga prasejahtera memperoleh kembali ijazah mereka sehingga dapat melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

Sepanjang tahun 2025, program tersebut telah membantu 6.050 peserta didik dengan total bantuan mencapai Rp14,9 miliar. Sementara pada tahun 2026, Pemprov DKI Jakarta menargetkan 6.000 ijazah dapat diputihkan agar semakin banyak generasi muda memperoleh kesempatan yang lebih baik untuk melanjutkan pendidikan.

Pramono menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas utama dalam pembangunan Jakarta menuju kota global. Karena itu, selain Program Santunan Muharam dan Pemutihan Ijazah, Pemprov DKI Jakarta terus memperluas berbagai program pendidikan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), hingga LPDP Jakarta.

x|close