Ntvnews.id
Alih-alih membeli mainan atau barang untuk diri sendiri, anak tersebut justru memilih kebutuhan rumah tangga seperti sabun, perlengkapan mencuci, hingga bahan makanan untuk membantu keluarga mereka di rumah.
"Tadi saya mendampingi, saya kaget yang dipilih itu bukan hal yang bersifat untuk dirinya, tetapi lebih pada sabun, tempat untuk cucian, dan hal-hal yang dibutuhkan sehari-hari di rumah untuk mereka bisa membantu orang tuanya," katanya.
Baca Juga: Rencana Pramono Gelar Khitanan Massal 5.000 Anak Menyambut 5 Abad Jakarta
Pramono Buka Santunan Muharam di Gajah Mada Plaza, Jakarta Pusat, Kamis (9/7). (NTVNews.id/Adiansyah)
Pramono juga menjelaskan, Program Santunan Muharam tahun ini menjangkau 3.440 anak yatim di seluruh Jakarta. Masing-masing penerima memperoleh bantuan senilai Rp1 juta yang terdiri dari santunan tunai dan voucher belanja untuk memenuhi kebutuhan sekolah maupun kebutuhan lainnya.
Orang nomor satu di DKI tersebut berharap, Program Santunan Muharam dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun. Menurutnya, kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dan Baznas (Bazis) DKI Jakarta telah melahirkan banyak program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Program yang baik ini tentunya saya harapkan untuk tetap dimaintain, dirawat, dan selalu pada setiap tahun diadakan," ungkap Pramono.
Pramono Anung ajak berbelanja anak di Program Santunan Muharam dan Belanja Bersama Anak Yatim di Gajah Mada Plaza, Jakarta Pusat, Kamis (9/7). (NTVNews.id/Adiansyah)