Ntvnews.id
Hal tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat meninjau proses pembebasan lahan normalisasi Kali Ciliwung di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Jumat, 10 Juli 2026.
"Anggaran pembebasan lahan tahun ini sebesar Rp300 miliar," katanya.
Pramono menjelaskan, Pemprov DKI kini menerapkan pola pembebasan lahan yang lebih terbuka dan transparan. Di lokasi yang ditinjaunya, disediakan posko pengaduan sehingga warga dapat mengurus seluruh proses administrasi secara langsung tanpa melalui pihak ketiga.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk menghilangkan praktik perantara atau middleman yang selama ini kerap muncul dalam proses pembebasan lahan.
"Di lokasi ini selalu tersedia posko pengaduan sehingga masyarakat yang administrasinya masih kurang dapat datang langsung tanpa harus melalui perantara," terangnya.
Baca Juga: Pramono Kebut Pembebasan Lahan di Cawang untuk Normalisasi Kali Ciliwung
Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)
Pramono menambahkan, pemerintah tetap membuka ruang dialog bagi warga yang belum mencapai kesepakatan mengenai nilai ganti rugi. Ia mencontohkan masih terdapat warga yang telah menetap lebih dari 50 tahun di kawasan tersebut dan kini masih dalam proses appraisal karena belum ada kesepakatan harga.
Meski demikian, pemerintah telah memiliki acuan nilai dari bidang tanah di sekitarnya sehingga proses penetapan harga dapat dilakukan secara objektif dan adil.
"Namun, harga di bidang-bidang sekitarnya sudah tersedia sehingga dapat dijadikan referensi dalam menentukan nilai appraisal. Mudah-mudahan pola seperti ini bisa diterapkan di seluruh Jakarta untuk menghilangkan praktik middleman atau perantara," ucapnya.
Lanjut politisi PDI Perjuangan tersebut, bangunan yang telah selesai dibebaskan akan segera dibersihkan agar pekerjaan normalisasi Kali Ciliwung dapat langsung dilaksanakan.
Sebanyak 170 bangunan menjadi target pembebasan lahan dalam tahap ini sebagai bagian dari percepatan proyek pengendalian banjir.
Pembebasan lahan di bantaran kali Ciliwung, Jakarta Timur (10/7) (Ntvnews.id/Adiansyah)