Polri Gelar Konferensi Pers 3 Kasus, dari Blackout hingga Pencucian Uang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Jul 2026, 16:22
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Penyidik Kortastipidkor dan Polda Metro Jaya memindahkan barang bukti dengan pengawalan Brimob. Penyidik Kortastipidkor dan Polda Metro Jaya memindahkan barang bukti dengan pengawalan Brimob. (NTVNews.id)

Ntvnews.id, Jakarta - Kortastipidkor dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya akan menggelar konferensi pers terkait kasus dugaan korupsi yang mereka tangani saat ini.

Kasus terkait tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan suap di perkara PT Asabri, kasus korupsi pasokan batu bara yang menyebabkan blackout di Sumatra, serta kasus PT Krakatau Steel. Kasus ini disebut-sebut melibatkan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Jampidsus Kejagung), Febrie Adriansyah.

Berdasarkan pengamatan, penyidik memindahkan seluruh barang bukti yang berhasil mereka amankan sebelumnya.

Barang bukti yang disita dari 12 lokasi yang digeledah tersebut, dipindahkan dari Gedung Direktorat Ditreskrimsus Polda Metro, ke Gedung Promoter.

Terlihat para penyidik memindahkan puluhan boks kontainer. Aksi itu dikawal puluhan Brimob bersenjata lengkap.

Rencananya konferensi pers digelar sore atau malam hari. Hingga kini area konferensi pers atau Gedung Promoter, dijaga ketat oleh petugas Brimob bersenjata lengkap.

Gedung Promoter sendiri merupakan tempat berkantornya Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri hingga Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono.

Diketahui, dalam kasus yang diusut Kortastipidkor bersama Polda Metro Jaya, uang ratusan miliar rupiah berhasil diamankan. Uang ini menggunakan mata uang asing hingga valas. Ada juga emas puluhan kilogram yang disita petugas.

Adapun Febrie telah memberikan klarifikasi terkait seluruh tuduhan terhadapnya. Walau begitu, ia menghormati proses hukum yang tengah yang tengah dilakukan Polri.

x|close