Bandara Florida Resmi Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Jul 2026, 08:40
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Presiden AS Donald Trump menggelar konferensi pers di Kompleks Kepresidenan sebagai bagian dari KTT NATO ke-36 para Kepala Negara dan Pemerintahan di Ankara, Turkiye, pada Rabu, 8 Juli 2026. Presiden AS Donald Trump menggelar konferensi pers di Kompleks Kepresidenan sebagai bagian dari KTT NATO ke-36 para Kepala Negara dan Pemerintahan di Ankara, Turkiye, pada Rabu, 8 Juli 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Florida - Otoritas Palm Beach, Florida, Amerika Serikat, secara resmi mengganti nama bandaranya menjadi Bandara Internasional Presiden Donald J. Trump pada Kamis, 9 Juli 2026, waktu setempat. Langkah ini menjadi tambahan terbaru dalam deretan fasilitas dan program pemerintah yang menggunakan nama Presiden Donald Trump.

Dilansir dari Reuters, Sabtu, 11 Juli 2026, perubahan nama dari Bandara Internasional Palm Beach menjadi Bandara Internasional Presiden Donald J. Trump dipandang sebagai simbol kuat dukungan terhadap pemimpin Partai Republik tersebut di Florida, negara bagian tempat tinggal Trump sekaligus lokasi resor pribadinya, Mar-a-Lago.

Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) mengesahkan perubahan nama itu dan mulai memberlakukannya sejak Kamis. Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari undang-undang yang ditandatangani Gubernur Florida Ron DeSantis pada Maret lalu untuk mengganti nama bandara tersebut. Sebelumnya, nama Bandara Internasional Palm Beach telah digunakan selama lebih dari 50 tahun.

"Saya rasa tidak ada orang yang lebih identik dengan Palm Beach selain Donald Trump, mungkin di seluruh Florida," kata putra Trump, Eric Trump, dalam sebuah wawancara dengan Fox News.

Baca Juga: Bandara Palm Beach Berganti Nama Jadi Bandara Internasional Presiden Donald J. Trump

Sejak memulai masa jabatan keduanya sebagai Presiden Amerika Serikat tahun lalu, nama Trump telah diabadikan pada berbagai proyek dan program pemerintah, termasuk rencana pembangunan kapal perang Angkatan Laut AS, program visa bagi warga asing kaya, situs web layanan obat resep milik pemerintah, hingga rekening tabungan federal untuk anak-anak.

Trump juga berupaya memperluas penggunaan namanya pada berbagai institusi di Washington. Meski namanya berhasil disematkan pada gedung Institut Perdamaian Amerika Serikat, pengadilan menolak upaya pemberian nama Trump untuk Pusat Seni Pertunjukan John F. Kennedy.

Pihak pengelola bandara menyebut proses pergantian nama tersebut menelan biaya sekitar 5,5 juta dolar AS.

Eric Trump bersama keluarganya turut menjadi penumpang pertama yang mendarat di bandara dengan nama baru tersebut menggunakan pesawat pribadi pada Kamis dini hari.

"Tidak mungkin saya membiarkan UPS menjadi pesawat pertama yang mendarat," kata Eric Trump dalam sebuah wawancara dengan "Fox & Friends."

x|close