A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Ngaku Iseng, Polisi Tetap Dalami Motif - Ntvnews.id

Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Ngaku Iseng, Polisi Tetap Dalami Motif

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Jul 2026, 22:45
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Polda Metro Jaya masih menyelidiki motif di balik aksi teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Meski pelaku mengaku melakukan perbuatannya hanya karena iseng, polisi belum menerima begitu saja pengakuan tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan penyidik masih melakukan pendalaman terhadap pelaku, termasuk menelusuri latar belakang dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

"Namun kami tidak percaya begitu saja dan kami terus melakukan pendalaman terhadap pelaku, kemudian background (latar belakang) pelaku, dan keterhubungan pelaku dengan pihak-pihak yang lain," kata Iman di Jakarta, Senin, 13 Juli 2026.

Menurut Iman, penyidik juga mendalami kemungkinan adanya faktor lain yang melatarbelakangi aksi tersebut. Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku sempat mengungkapkan adanya persoalan dalam kehidupan pribadinya, namun hal itu disebut tidak berkaitan dengan pihak sekolah.

"Temuan awal hasil penyelidikan atau penyidikan kami, sementara hanya menyampaikan karena keisengan. Tapi sempat juga menyampaikan ada kekecewaan secara pribadi, tapi kekecewaan dalam hidupnya, bukan terhadap sekolah," ujar Iman.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diketahui berprofesi sebagai wiraswasta dan sejauh ini tidak memiliki riwayat aktivitas yang mencurigakan.

Meski demikian, polisi menemukan bahwa sebelum meneror SDN Srengseng Sawah 15, pelaku pernah mengirimkan pesan ancaman bom serupa melalui aplikasi WhatsApp kepada Ketua RT di lingkungan tempat tinggalnya.

"​Aksi terdahulu tersebut tidak sempat dilaporkan ke polisi lantaran Ketua RT setempat mengenal pelaku secara pribadi dan langsung menyelesaikan masalah tersebut lewat komunikasi personal. Kasus lama ini baru terkuak setelah polisi mengamankan pelaku pascateror di Srengseng," ucapnya.

Sementara itu, Iman memastikan kondisi di lingkungan sekolah saat ini telah aman dan kondusif. Polsek setempat bersama Pemerintah Kota Jakarta Selatan juga telah melakukan koordinasi di lokasi untuk memastikan keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

"Sementara ini kami dari catatan, baik itu dengan Kapolsek tadi juga disampaikan, dan komunikasi pihak sekolah dengan Polsek, kemudian tadi juga dari pihak Walikota Jakarta Selatan juga sudah ikut serta bersama-sama dengan kami," kata Iman.

(Sumber: Antara)

x|close