Penumpang Nyaris Tersedot Keluar Usai Jendela Pesawat Rusak di Udara

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Jul 2026, 08:28
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
ilustrasi pesawat. ilustrasi pesawat. (Pixabay)

Ntvnews.id, Berlin - Insiden menegangkan terjadi dalam penerbangan Ryanair sesaat setelah pesawat lepas landas dari Thessaloniki, Yunani. Seorang penumpang dilaporkan nyaris tersedot keluar kabin setelah salah satu jendela pesawat mengalami kerusakan saat berada di udara.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat, 11 Juli 2026 dalam penerbangan menuju Memmingen, Jerman, yang dioperasikan menggunakan pesawat Boeing 737 Next Generation (NG). Akibat insiden tersebut, pesawat terpaksa berbalik arah dan melakukan pendaratan darurat di bandara asal.

Salah seorang penumpang yang diwawancarai Radio Thessaloniki menggambarkan situasi mencekam saat kejadian.

"Kepala dan bahunya sempat berada di luar pesawat sebelum penumpang lain berhasil menariknya kembali ke dalam kabin," kata penumpang itu seperti dikutip dari Reuters, Selasa, 14 Juli 2026.

Korban diketahui merupakan warga negara Serbia dan langsung dilarikan ke AHEPA University General Hospital di Thessaloniki. Meski mengalami luka-luka, kondisinya dilaporkan tidak mengancam jiwa. Tim medis masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui tingkat cedera yang dialami.

Dalam pernyataan resminya, Ryanair menjelaskan pesawat memutuskan kembali ke Thessaloniki setelah salah satu jendela penumpang terlepas saat penerbangan.

"Pesawat kembali ke Thessaloniki setelah jendela penumpang terlepas saat penerbangan," kata Ryanair.

Maskapai memastikan pesawat mendarat dengan selamat dan seluruh penumpang berhasil dievakuasi kembali ke terminal bandara. Namun, hingga kini penyebab pasti kerusakan jendela tersebut masih belum diketahui.

Sejumlah sumber di bandara serta media lokal Yunani menduga insiden dipicu serpihan mesin yang menghantam jendela hingga pecah. Benturan tersebut diduga memicu dekompresi di dalam kabin.

Video yang beredar di media sosial juga memperlihatkan dugaan uncontained engine failure, yakni kondisi ketika komponen mesin terlepas hingga keluar dari pelindung mesin. Dalam rekaman itu terlihat beberapa bilah kipas mesin diduga hilang, meski keaslian video tersebut belum diverifikasi secara independen.

Baca Juga: Pakistan Temukan Bangkai Pesawat Kargo yang Hilang di Laut Arab

Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) mengonfirmasi pesawat yang mengalami insiden merupakan Boeing 737 NG, generasi sebelum seri 737 MAX. FAA menyatakan siap membantu penyelidikan, sementara Boeing memastikan akan bekerja sama dengan seluruh pihak terkait.

"Kami tetap berkomunikasi dan terus mendukung pelanggan kami, Ryanair," kata Boeing.

Data Flightradar24 menunjukkan pesawat yang semula dijadwalkan terbang ke Memmingen berbalik arah dan kembali mendarat di Thessaloniki hanya beberapa saat setelah lepas landas. Data yang sama juga mencatat pesawat tersebut sempat kembali ke Thessaloniki dalam penerbangan menuju Sarajevo sehari sebelumnya, meski penyebabnya belum diketahui.

Insiden ini mengingatkan pada kecelakaan Southwest Airlines pada 2018 ketika serpihan bilah kipas mesin Boeing 737 NG memecahkan jendela pesawat hingga menyebabkan seorang penumpang tersedot sebagian keluar kabin dan meninggal dunia.

Pilot Southwest dalam insiden tersebut, Tammie Jo Shults, menilai kedua peristiwa memiliki kemiripan.

"Mereka mengalami kegagalan mesin. Ada kerusakan di bagian luar pesawat. Ini bukan sekadar mesin yang berhenti bekerja, sehingga hambatan pada pesawat juga lebih besar," ujarnya.

Hingga kini, otoritas terkait masih menyelidiki penyebab pasti insiden yang menimpa pesawat Ryanair tersebut.

x|close