Ntvnews.id, Canbera - Warga Australia sempat dikejutkan oleh penemuan sebuah koper yang diduga berisi jasad manusia dan dicurigai sebagai korban pembunuhan. Namun, penyelidikan yang melibatkan tim detektif khusus justru mengungkap fakta berbeda. Benda yang awalnya disangka jenazah tersebut ternyata merupakan boneka seks atau sex doll dengan ukuran dan bentuk menyerupai manusia.
Dilansir dari AFP, Selasa, 11 Agustus 2026, kejadian bermula ketika dua pria yang tengah berkendara melewati kawasan pedesaan Australia menemukan sebuah koper yang ditinggalkan di lokasi tersebut pada Minggu, 9 Agustus 2026 waktu setempat.
Saat ditemukan, koper itu terlihat seperti menyimpan tubuh manusia sehingga menimbulkan dugaan adanya korban pembunuhan.
Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang. Kepolisian Australia selanjutnya membentuk tim khusus yang terdiri dari detektif pembunuhan dan pakar forensik untuk melakukan penyelidikan karena kasus tersebut pada awalnya dianggap sebagai dugaan pembunuhan.
Namun, hasil pemeriksaan akhirnya menunjukkan bahwa isi koper tersebut bukan jasad manusia. Berdasarkan laporan media Australia ABC, objek yang ditemukan ternyata adalah boneka seks yang dibuat dengan tampilan sangat menyerupai manusia.
Baca Juga: Mayat Bayi Ditemukan di Sungai Bandung, Awalnya Dikira Boneka
"Awalnya, benda tersebut dikira sebagai manusia," kata Inspektur Kepolisian New South Wales, Linda Bradbury, saat berbicara kepada wartawan.
"Tampilannya sangat realistis, menyerupai jenazah manusia," ujarnya.
Kepolisian setempat menjelaskan bahwa "pemeriksaan forensik" mengonfirmasi bahwa benda tersebut merupakan "boneka yang tampak nyata". Boneka itu bahkan dilengkapi sejumlah detail seperti pakaian, rambut, dan tindik pada hidung.
Situasi tersebut sempat membuat proses identifikasi semakin membingungkan. Pasalnya, berdasarkan keterangan kepolisian, boneka tersebut "juga memiliki tanda-tanda menyerupai memar dan luka lecet".
Ilustrasi korban pembunuhan. (ANTARA/HO) (Antara)