Qatar, Mesir, dan Pakistan Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari antara AS dan Iran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Jul 2026, 12:57
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Bendera negara Iran dan Amerika Serikat. ANTARA/Anadolu Ajansi/pri. Ilustrasi - Bendera negara Iran dan Amerika Serikat. ANTARA/Anadolu Ajansi/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Moskow - Qatar, Mesir, Pakistan, serta sejumlah mediator regional lainnya dilaporkan mengajukan proposal gencatan senjata selama 10 hari kepada Amerika Serikat dan Iran.

Mengutip sejumlah sumber, Axios melaporkan pada Senin malam, 20 Juli 2026, bahwa pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tengah mempelajari usulan tersebut.

Dalam laporan itu disebutkan, Washington juga meminta Israel tidak mengambil tindakan yang berpotensi menghambat upaya penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi.

Meski proses diplomasi terus berjalan, Amerika Serikat tetap menyiapkan berbagai langkah alternatif sebagai antisipasi apabila negosiasi tidak mencapai kesepakatan.

Baca JugaAS dan Iran Sepakat Hentikan Permusuhan, Dijadwalkan Bertemu di Qatar

Sementara itu, militer Israel dilaporkan meningkatkan tingkat kesiagaan dan bersiap menghadapi kemungkinan meningkatnya konflik menjadi operasi militer dalam skala besar dalam beberapa hari mendatang.

Baca JugaIran Bantah Trump soal Rencana Perundingan Langsung dengan AS di Qatar

Proposal gencatan senjata tersebut mencakup sejumlah poin, seperti penghentian sementara aksi permusuhan, pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz, serta memberikan ruang bagi Washington dan Teheran untuk mempertahankan nota kesepahaman yang sebelumnya telah dicapai.

(Sumber: Antara)
x|close