Pemerintah Siapkan Mekanisme bagi Masyarakat untuk Pantau Menu MBG

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Jul 2026, 06:10
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip - Ilustrasi - Pekerja menyiapkan paket makanan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jebres yang telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), Solo, Jawa Tengah, Rabu, 8 Oktober 2025 Arsip - Ilustrasi - Pekerja menyiapkan paket makanan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jebres yang telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), Solo, Jawa Tengah, Rabu, 8 Oktober 2025 (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) akan menyiapkan sebuah sistem yang memungkinkan masyarakat ikut mengawal dan mengevaluasi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Rencananya, sistem tersebut akan dapat diakses mulai pekan depan.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan upaya ini merupakan salah satu bentuk perbaikan transparansi operasional Program MBG, sekaligus memastikan bahwa menu yang disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) benar-benar berkualitas dan memiliki kandungan gizi yang baik.

"Kami akan umumkan di momen berikutnya bagaimana publik bisa ikut terlibat mengawasi menu MBG ini, mengawasi makanan yang dibagi ini. Kami harapkan minggu depan sudah bisa diakses oleh seluruh orang tua siswa," jelas Sudaryono dalam konferensi pers, Senin, 27 Juli 2026.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa para orang tua dapat mengakses sistem pengawasan tersebut melalui sebuah platform. Di dalamnya, mereka dapat mengecek sekolah tempat anaknya menempuh pendidikan, menu MBG yang disajikan, SPPG yang bertanggung jawab, serta nama Kepala SPPG terkait.

Baca Juga: Pemerintah Memangkas Anggaran Program Makan Bergizi Gratis 2026 Jadi Rp268 Triliun

"Jadi, pihak terkait atau stakeholder bisa mendapatkan informasi itu, termasuk kandungan gizi di menu itu. Orang tua siswa, guru, kepala sekolah, kepala daerah, dan dinas-dinas bisa mengakses informasi ini," imbuh dia.

Di samping itu, Sudaryono mengatakan bahwa BGN juga akan meningkatkan transparansi informasi di situs resminya. Dalam hal ini, BGN akan memperbarui tampilan situs serta mencantumkan data mengenai jumlah SPPG yang beroperasi di setiap kecamatan dan kabupaten/kota beserta jumlah penerima manfaatnya.

"Kasih saya waktu beberapa hari ini untuk kami perbaiki, sehingga bapak Ibu semua mungkin tidak perlu kemudian bertanya secara manual, tapi by system bisa kami perbaiki," pungkas dia.

TERKINI

Iran Panggil Dubes Prancis, Ada Apa?

Luar Negeri Selasa, 28 Jul 2026 | 07:05 WIB

Pria Bersenjata Pisau Serang Tiga Wanita, 2 Korban Kritis

Luar Negeri Selasa, 28 Jul 2026 | 07:05 WIB

Iran Tegaskan Belum Siap Berunding dengan AS, Minta Hal Ini

Luar Negeri Selasa, 28 Jul 2026 | 06:55 WIB

Liga Arab Peringatkan Timur Tengah di Ambang Ledakan

Luar Negeri Selasa, 28 Jul 2026 | 06:50 WIB

Pria Tikam Polisi Gara-gara Tersinggung Ditegur

Viral Selasa, 28 Jul 2026 | 06:31 WIB

Ranjau Laut di Selat Hormuz Akhirnya Telan Korban

Luar Negeri Selasa, 28 Jul 2026 | 06:10 WIB

Nenek Terjebak dalam Sumur Berjam-jam

Viral Selasa, 28 Jul 2026 | 05:52 WIB
Load More
x|close