Asosiasi Sepak Bola Palestina Tuduh FIFA Diam soal Dampak Perang Gaza

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Agu 2026, 06:55
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Massa dari Solidaritas Seni untuk Palestina mengibarkan bendera Palestina saat mengikuti aksi solidaritas bagi WNI dan Jurnalis yang diculik Israel. Aksi solidaritas tersebut digelar Jalan Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, Selasa (19/5/2026). ANTARA Massa dari Solidaritas Seni untuk Palestina mengibarkan bendera Palestina saat mengikuti aksi solidaritas bagi WNI dan Jurnalis yang diculik Israel. Aksi solidaritas tersebut digelar Jalan Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, Selasa (19/5/2026). ANTARA (Antara)

Ntvnews.id, Tepi Barat - Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) menuding FIFA tidak menjalankan aturan organisasi secara tegas terhadap Israel. PFA menilai badan sepak bola dunia tersebut telah terlalu lama tidak mengambil langkah konkret, meski konflik di Gaza telah memberikan dampak besar terhadap perkembangan dan keberlangsungan sepak bola Palestina.

Dialnsir dari Anadoluy Agency, Rabu, 5 Agustus 2026, dalam pernyataan yang disampaikan, PFA mengungkapkan bahwa lebih dari 1.013 orang yang terdiri dari pemain, pelatih, wasit, ofisial, serta anggota komunitas sepak bola Palestina telah meninggal dunia selama perang di Gaza.

Selain menelan banyak korban jiwa, konflik tersebut juga menyebabkan berbagai fasilitas sepak bola mengalami kerusakan parah. Stadion, tempat latihan, serta infrastruktur yang mendukung kegiatan sepak bola di wilayah Palestina dilaporkan hancur akibat perang.

PFA juga mengecam FIFA karena dianggap tidak mengambil tindakan terhadap klub-klub sepak bola Israel yang bermarkas di permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki. Organisasi tersebut mengatakan berbagai pengaduan terkait persoalan itu telah disampaikan selama lebih dari 15 tahun, tetapi hingga kini belum memperoleh penyelesaian.

"Diam ketika dugaan genosida disaksikan secara langsung sama dengan menjadi pihak yang turut bertanggung jawab," demikian pernyataan PFA, dikutip dari Anadolu.

Baca Juga: Kibarkan Bendera Palestina Saat Konser, Band Asal Inggris Diusir dari Singapura

PFA menegaskan bahwa kondisi sepak bola Palestina sudah semakin sulit untuk menerima sekadar janji tanpa adanya tindakan nyata. PFA menyebut sepak bola Palestina "tidak lagi bisa menerima janji sebagai pengganti tindakan."

Sampai saat ini, FIFA belum menyampaikan tanggapan mengenai tudingan yang disampaikan PFA tersebut.

Menurut otoritas Palestina, serangan Israel terhadap wilayah Gaza masih berlangsung meskipun kesepakatan gencatan senjata mulai diberlakukan pada 10 Oktober 2025. Serangkaian serangan tersebut dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 1.250 warga Palestina dan menyebabkan 4.110 orang lainnya mengalami luka-luka.

Sebelumnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan sekitar 90 persen infrastruktur sipil di Gaza telah rusak akibat konflik. Total kebutuhan dana untuk membangun kembali berbagai fasilitas yang hancur tersebut diperkirakan mencapai sekitar USD70 miliar.

TERKINI

Dikabarkan Mundur, Presiden Iran Pezeshkian Buka Suara

Luar Negeri Rabu, 5 Agu 2026 | 07:30 WIB

Jaringan Listrik Kuba Kembali Kolaps

Luar Negeri Rabu, 5 Agu 2026 | 07:10 WIB

Media Israel Ejek Ancaman Trump ke Iran

Luar Negeri Rabu, 5 Agu 2026 | 07:00 WIB

Zelensky Copot Dubes Ukraina untuk AS, Ada Apa?

Luar Negeri Rabu, 5 Agu 2026 | 06:45 WIB

Tentara Rusia Tembak Rekan dan Warga Sipil, 4 Tewas

Luar Negeri Rabu, 5 Agu 2026 | 06:20 WIB

3 Singa di Kebun Binatang Mati Diduga Akibat Gelombang Panas

Luar Negeri Rabu, 5 Agu 2026 | 06:15 WIB
Load More

HIGHLIGHT

x|close