Karhutla TNBTS Meluas, Istana Tegaskan Terus Lakukan Upaya Sekeras-kerasnya untuk Memadamkan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Agu 2026, 16:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas dan melanda kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, Sabtu, 8 Agustus 2026. Ilustrasi - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas dan melanda kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, Sabtu, 8 Agustus 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Fenomena El Nino yang melanda Indonesia memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. Salah satu kawasan yang terdampak adalah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Jawa Timur, dengan titik api yang terus meluas.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus berupaya menangani kebakaran tersebut agar tidak semakin meluas.

Koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jawa Timur, Menteri Kehutanan, serta seluruh jajaran Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

"Untuk terus melakukan upaya sekeras-kerasnya untuk sesegera mungkin melakukan proses pemadaman supaya tidak terus meluas," ujar Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 10 Agustus 2026.

Prasetyo yang merupakan politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Kondisi cuaca yang sangat kering saat ini membuat api lebih mudah muncul dan menyebar akibat percikan kecil sekalipun.

Baca Juga: Prabowo Kirim 3 Surpres ke DPR

Selain itu, pemerintah terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), termasuk dalam mempersiapkan kemungkinan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC).

Meski demikian, Prasetyo menyebut pelaksanaan OMC tidak selalu dapat dilakukan secara teknis di seluruh wilayah. Pemerintah tetap memantau perkembangan situasi dan menyiapkan berbagai peralatan untuk mendukung penanganan karhutla.

"Hanya memang secara teknis tidak semuanya memungkinkan dilakukan OMC tetapi semua dimonitor, kemudian peralatan-peralatan termasuk water bombing, helikopter, dan pesawat-pesawat yang dapat membantu untuk mengatasi karhutla sesuai dengan petunjuk dan perintah Bapak Presiden tadi malam, hari ini semua kami koordinasikan," kata Prasetyo.

HIGHLIGHT

x|close