Cek Fakta: 7 Anggota Paskibra Meninggal setelah Upacara 17 Agustus

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Agu 2026, 16:05
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Arsip - Momentum pengibaran bendera Merah Putih dalam perayaan HUT ke-81 RI di KBRI Oslo, Norwegia, pada Senin, 17 Agustus 2026. Arsip - Momentum pengibaran bendera Merah Putih dalam perayaan HUT ke-81 RI di KBRI Oslo, Norwegia, pada Senin, 17 Agustus 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah unggahan di Facebook menampilkan thumbnail yang memperlihatkan beberapa anggota Paskibra mengenakan seragam lengkap dan tampak menangis.

Unggahan tersebut dibuat seolah-olah memuat video mengenai tujuh anggota Paskibra yang meninggal dunia setelah upacara 17 Agustus. Pengguna kemudian diarahkan untuk mengeklik thumbnail tersebut untuk menyaksikan video secara lengkap.

Namun, ketika tautan video dibuka, tayangan yang dijanjikan tidak ditemukan. Pengguna justru dialihkan ke laman lain yang meminta data pribadi, seperti nama dan nomor telepon.

Unggahan tersebut disertai narasi:

“Innalillahi..7 Anggota Paskibra Ini Mendadak Dijemput Ajal, Ada yang.....selengkapnya”

Namun, benarkah tujuh anggota Paskibra meninggal dunia setelah upacara 17 Agustus?

Unggahan video yang menarasikan tujuh orang anggota paskibra meninggal dunia setelah upacara 17 Agustus. Faktanya, video yang digunakan dalam unggahan tersebut merupakan dokumentasi lama dari anggota Paskibra yang menangis setelah mengalami kegagalan saat mengibarkan bendera pada upacara tahun 2016. (Facebook) <b>(Antara)</b> Unggahan video yang menarasikan tujuh orang anggota paskibra meninggal dunia setelah upacara 17 Agustus. Faktanya, video yang digunakan dalam unggahan tersebut merupakan dokumentasi lama dari anggota Paskibra yang menangis setelah mengalami kegagalan saat mengibarkan bendera pada upacara tahun 2016. (Facebook) (Antara)

Penjelasan:

Berdasarkan hasil penelusuran, video yang diklaim dalam unggahan tersebut tidak memperlihatkan tujuh anggota Paskibra yang meninggal dunia.

Saat tautan video tersebut dibuka, pengguna justru diarahkan ke halaman lain yang meminta data pribadi, termasuk nama dan nomor telepon.

Kondisi ini mengindikasikan adanya modus phishing, yaitu upaya memperoleh informasi pribadi dengan cara mengelabui pengguna melalui tautan atau laman palsu.

Beberapa ciri phishing antara lain meminta pengguna memasukkan data sensitif, menggunakan identitas atau tampilan yang menyerupai pihak resmi, serta menyertakan tautan atau file yang tidak berasal dari sumber tepercaya.

Selain menemukan indikasi phishing, dilakukan pula penelusuran terhadap foto yang digunakan dalam unggahan tersebut.

Hasil penelusuran menemukan foto serupa dalam artikel Tribunnews berjudul “Heboh, Anggota Paskibra Menangis Sejadi-jadinya Usai Gagal Kibarkan Bendera”.

Foto tersebut memperlihatkan anggota Paskibra yang menangis setelah gagal mengibarkan bendera pada upacara HUT Kemerdekaan RI di Lapangan Adam Malik, Kota Pematang Siantar, pada 17 Agustus 2016.

Pada percobaan pertama, pasukan pengibar bendera mengalami kegagalan saat mengibarkan Sang Saka Merah Putih.

Setelah berhasil mengibarkan bendera pada percobaan kedua, sejumlah anggota Paskibra terlihat menangis dan saling berpelukan karena merasa sedih atas kejadian tersebut.

Warga yang menyaksikan kejadian itu juga memberikan dukungan kepada para anggota Paskibra dengan bertepuk tangan.

Kesimpulan:

Dengan demikian, narasi yang menyebut tujuh anggota Paskibra meninggal dunia setelah upacara 17 Agustus adalah tidak benar.

Foto atau video yang digunakan dalam unggahan tersebut merupakan dokumentasi lama anggota Paskibra yang menangis setelah mengalami kegagalan saat mengibarkan bendera pada upacara tahun 2016.

Tautan dalam unggahan tersebut juga mengarah ke laman yang meminta data pribadi dan patut diwaspadai sebagai indikasi phishing.

Klaim: Video tujuh orang anggota Paskibra meninggal dunia setelah upacara 17 Agustus

Rating: Hoaks

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close