Prabowo Bakal Jadi Tamu Utama EEF Rusia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Sep 2026, 07:10
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Vladimir Putin di Moskow Rusia Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Vladimir Putin di Moskow Rusia (Istimewa)

Ntvnews.id, Moskow - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang digelar di Vladivostok, Rusia, pada 1–4 September 2026. Informasi tersebut disampaikan Penasihat Kebijakan Luar Negeri Kremlin, Yuri Ushakov.

Prabowo akan hadir bersama sejumlah pemimpin dan pejabat dari berbagai negara dalam forum ekonomi tahunan tersebut. Beberapa di antaranya adalah Perdana Menteri Mongolia Nyam-Osoryn Uchral, Wakil Presiden Myanmar Nyo Saw, serta Wakil Perdana Menteri China Ding Xuexiang.

"Presiden Indonesia, Perdana Menteri Mongolia Nyam-Osoryn Uchral, Wakil Presiden Myanmar Nyo Saw, dan Wakil Perdana Menteri Tiongkok Ding Xuexiang akan menghadiri sesi pleno EEF," kata Ushakov dalam keterangannya, dikutip dari Sputnik, Rabu, 2 September 2026.

Eastern Economic Forum merupakan forum internasional tahunan yang diselenggarakan di Vladivostok. Pertemuan tersebut menjadi salah satu wadah Rusia untuk memperkuat investasi asing sekaligus memperluas hubungan ekonomi dengan negara-negara lain.

Baca Juga: Prabowo Jadi Tamu Utama Eastern Economic Forum 2026 di Rusia

Selain mendorong investasi, EEF juga diarahkan untuk memperkuat kolaborasi ekonomi di berbagai sektor. Forum ini memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan Timur Jauh Rusia serta meningkatkan kerja sama dengan negara-negara di kawasan Asia-Pasifik.

Ushakov menyebut Prabowo akan mendapatkan posisi khusus dalam gelaran EEF tahun ini sebagai tamu utama. Dalam rangkaian kunjungannya ke Rusia, Prabowo juga dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Pada kesempatan kali ini, Presiden Indonesia Bapak Subianto akan menjadi tamu utama dalam Eastern Economic Forum ke-11," ujar Ushakov.

TERKINI

Load More

HIGHLIGHT

x|close