Iran Serang Pangkalan Militer AS di UEA, Kuwait hingga Bahrain

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Sep 2026, 07:50
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Peluncuran rudal balistik Ilustrasi - Peluncuran rudal balistik (Antara)

Ntvnews.id, Taheran - Iran melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah sasaran militer Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah pada Rabu, 2 September 2026. Serangan tersebut menyasar fasilitas militer AS yang berada di Uni Emirat Arab (UEA), Kuwait, Bahrain, serta beberapa wilayah lain di kawasan.

DlanAngkatan Darat Iran menyatakan telah mengerahkan puluhan drone untuk menyerang pangkalan militer AS di UEA.

"Puluhan drone serang milik angkatan darat telah menyerang sistem radar dan posisi pasukan AS di pangkalan Al Dhafra dan Al Minhad di Uni Emirat Arab," kata Angkatan Darat Iran.

Selain UEA, Iran juga mengklaim menyerang "instalasi radar dan titik-titik berkumpul" pasukan AS yang berada di Pangkalan Udara Sheikh Isa, Bahrain.

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan serangan turut diarahkan ke posisi pasukan AS di Kuwait, Yordania, Bahrain, serta Erbil, wilayah Kurdistan, Irak.

Baca Juga: Iran Ungkap Kembangkan Sistem Pertahanan Udara Baru yang Belum Dimiliki Negara Lain

IRGC juga menuding pasukan AS, termasuk personel yang berada di Kuwait, terlibat dalam serangan terhadap sebuah pesta pernikahan di Kabupaten Sirik, Iran selatan. Insiden tersebut dilaporkan menyebabkan empat orang meninggal dunia dan puluhan lainnya terluka.

Sebagai bagian dari serangan terhadap fasilitas AS di kawasan, IRGC mengatakan mereka "melancarkan serangan gabungan menggunakan rudal dan drone ke Pangkalan Ali Al Salem" di Kuwait.

Menurut IRGC, serangan tersebut menyasar markas komando serta tempat tinggal salah satu komandan militer AS yang berada di pangkalan tersebut.

IRGC kemudian melaporkan adanya serangan tambahan terhadap sejumlah sasaran militer AS di Yordania, Bahrain, dan Erbil.

Serangkaian serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS di kawasan Timur Tengah.

TERKINI

Load More

HIGHLIGHT

x|close