Peringatkan Maskapai, Zelensky Sebut Wilayah Udara Rusia Makin Berbahaya akibat Drone Ukraina

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Sep 2026, 06:35
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip foto - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Arsip foto - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. (Antara)

Ntvnews.id, Kyiv - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengeluarkan peringatan kepada maskapai penerbangan dan perusahaan asuransi terkait meningkatnya ancaman di wilayah udara Rusia. Menurutnya, aktivitas drone Ukraina membuat penerbangan di kawasan tersebut semakin berisiko.

Dilansir dari India Today, Kamis, 3 September 2026, Zelensky bahkan menyebut kondisi itu secara efektif membuat wilayah udara Rusia mulai tidak dapat digunakan secara normal.

"Kami ingin memperingatkan setiap maskapai yang menggunakan wilayah udara Rusia, setiap perusahaan asuransi, dan siapa pun yang masih menggunakan bandara-bandara utama Rusia: wilayah udara Rusia menjadi sepenuhnya berbahaya," kata Zelensky dalam pidato video pada Selasa, 1 September 2026.

Ia menegaskan bahwa Ukraina tidak menjadikan penerbangan sipil sebagai sasaran. Namun, operasi drone Ukraina di wilayah Rusia disebut akan terus berlangsung sehingga harus menjadi pertimbangan bagi pihak yang melakukan aktivitas penerbangan.

"Ukraina tidak mengancam penerbangan sipil, tetapi akan ada drone di langit Rusia dan hal itu harus diperhitungkan," ujarnya.

Menurut Zelensky, pemerintah Rusia dinilai belum memberikan peringatan bahaya yang memadai kepada masyarakat. Ia memperkirakan keberadaan drone Ukraina yang terus beroperasi pada akhirnya dapat membuat wilayah udara Rusia tidak lagi aman untuk aktivitas penerbangan seperti biasa.

Baca Juga: Intel Rusia Ungkap 8 WNI Direkrut untuk Perang Melawan Ukraina

"Meski otoritas Rusia tidak mengumumkannya dengan benar, wilayah udara Rusia secara efektif akan ditutup. Perang yang dimulai Rusia kini menutup langitnya sendiri," kata Zelensky.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya serangan udara Rusia terhadap Kyiv dan sejumlah kota di Ukraina dalam beberapa pekan terakhir. Serangan terbaru dilaporkan menyebabkan 12 orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya terluka, sekaligus memperpanjang rentetan serangan intensif terhadap ibu kota Ukraina selama enam hari berturut-turut.

Sebagai respons, Ukraina juga meningkatkan serangan menggunakan drone ke sejumlah sasaran di Rusia. Target yang diserang antara lain fasilitas yang berkaitan dengan industri minyak serta beberapa lokasi komersial.

Serangkaian serangan drone Ukraina di wilayah Rusia berlangsung bersamaan dengan meningkatnya bombardir udara Moskow ke berbagai kota Ukraina. Situasi tersebut semakin meningkatkan risiko terhadap penerbangan sipil dan infrastruktur di kedua negara.

TERKINI

Hari Ini Prabowo Dijadwalkan Bertemu Putin

Luar Negeri Kamis, 3 Sep 2026 | 07:27 WIB

Putin Tegaskan Dukungan untuk Iran di Tengah Perang Lawan AS

Luar Negeri Kamis, 3 Sep 2026 | 07:10 WIB

Ngeri! Pasutri Terjepit Usai Hantam Truk Fuso

Viral Kamis, 3 Sep 2026 | 07:00 WIB

Iran Hadapi Blokade AS, Ketua DPR Serukan Warga Hemat BBM

Luar Negeri Kamis, 3 Sep 2026 | 07:00 WIB

2 Awak Kapal Tanker Arab Saudi Tewas di Selat Hormuz

Luar Negeri Kamis, 3 Sep 2026 | 06:05 WIB

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Ancam AS

Luar Negeri Kamis, 3 Sep 2026 | 06:05 WIB

Kecelakaan Bus di Mesir Tewaskan 16 Orang

Luar Negeri Kamis, 3 Sep 2026 | 05:47 WIB
Load More

HIGHLIGHT

x|close