Jasad Korban Ditemukan Menumpuk di Kamar KM Virgo Usai Penyelam Tembus Bangkai Kapal

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Sep 2026, 11:49
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana (kiri) memberikan keterangan dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-10 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (22/9/2026) malam. Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana (kiri) memberikan keterangan dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-10 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (22/9/2026) malam. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Tim penyelam gabungan berhasil menembus akses ke sejumlah kamar korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Laut Jawa. Langkah tersebut ditempuh dengan memecahkan kaca jendela kamar untuk menjangkau banyak jasad penumpang yang terjebak di dalam bangkai kapal.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, yang bertindak selaku SAR Mission Coordinator, menyampaikan bahwa fokus operasi saat ini diarahkan pada bagian badan kapal. Upaya itu diambil menyusul temuan banyaknya penumpang yang terkurung di dalam ruangan kapal.

"Fokus di sana, memang sudah banyak terlihat penumpang-penumpang yang terjebak di dalam kamar kapal. Tadi beberapa korban sudah dicoba ditarik pakai tali tapi enggak bisa, ya. Sepertinya ada korban kejepit di dalam kapal atau apa yang menyebabkan seperti itu. Nah, besok dilanjutkan. Semoga evakuasi besok lancar," ujar Putu dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-10 kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (22/9) malam.
 

Akses menuju ruang-ruang tersebut dibuka oleh tim penyelam gabungan yang melibatkan Basarnas Special Group (BSG), Kopaska dan Pangkoarmada II TNI AL, PT Jasalindo, serta sejumlah unsur lainnya melalui pemecahan kaca jendela di beberapa kamar. Sebelumnya, pada Selasa pagi, tim penyelam gabungan juga sukses menemukan serta mengevakuasi tiga korban meninggal dari dalam bangkai kapal.

Kendati demikian, sejumlah korban lain yang sebenarnya sudah terlihat oleh penyelam belum dapat dievakuasi karena terkendala kondisi alam menjelang sore hari, di mana air mulai keruh dan arus laut bergerak semakin kencang.

"Untuk melanjutkan evakuasi, airnya keruh karena faktor arus yang sudah cukup kencang. Akhirnya tim penyelam tidak bisa mengevakuasi korban-korban yang sudah terlihat," kata Putu.

Rangkaian evakuasi dijadwalkan berlanjut pada Rabu (23/9) dari pagi hingga sore hari. Pihaknya berharap kondisi cuaca membaik serta arus laut menjadi lebih tenang, sehingga tim penyelam gabungan leluasa menuntaskan lebih banyak proses evakuasi di dalam badan kapal.
 

Kompartemen yang menjadi titik fokus pencarian meliputi kamar tidur penumpang kelas ekonomi dan kelas eksekutif. Selain itu, tim SAR gabungan turut mempertimbangkan penyisiran terhadap kendaraan di dalam kapal apabila situasi memungkinkan serta dinilai aman bagi keselamatan penyelam.

"Kendaraan di dalam kapal saling bertindih karena posisi kapal sudah tidak normal. Kalau memungkinkan dan aman pasti akan kita laksanakan. Operasi SAR ini harus mengutamakan keselamatan petugas," tegas Putu Sudayana.

Berdasarkan data Basarnas hingga Selasa pukul 22.00 WITA, jumlah korban yang telah ditemukan mencapai 126 orang, dengan rincian 108 selamat dan 18 meninggal dunia. Sementara itu, sebanyak 117 orang masih dalam proses pencarian dari total keseluruhan 243 jiwa yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.
 
(Sumber: Antara)
 
x|close