Relawan Karhutla Tewas, DPR Prihatin-Miris

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Okt 2026, 14:14
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Aksi heroik Irwan Sandi, petugas BPBD OKI yang tak kenal lelah memadamkan karhutla sejak Juni 2026. Aksi heroik Irwan Sandi, petugas BPBD OKI yang tak kenal lelah memadamkan karhutla sejak Juni 2026. (Bakom RI)

Ntvnews.id, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI prihatin terhadap relawan yang berusaha memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), namun malah jadi korban. Apalagi, relawan tersebut sampai meninggal dunia.

Hal ini dinyatakan Anggota Komisi IX DPR RI, Mariana Abidin.

Dirinya mengaku prihatin, apalagi Mariana mengaku melihat sendiri bagaimana fakta di lapangan setelah melakukan kunjungan ke sejumlah posko penanganan karhutla. Mariana menilai, penanganan karhutla semakin berat seiring meluasnya titik api. Bahkan, kata dia para relawan yang berjibaku di lapangan disebut mulai kewalahan menghadapi kebakaran yang terus terjadi.

"Melihat kondisi di lapangan, saya merasa sangat prihatin dan miris. Para relawan kita sudah bekerja luar biasa siang dan malam, tetapi mereka kini tampak sangat kewalahan menghadapi titik api yang terus meluas," kata Mariana, Kamis, 22 Oktober 2026.

Mariana juga menyampaikan keprihatinan atas laporan adanya relawan yang meninggal dunia saat berupaya memadamkan kebakaran di Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Baca Juga: Sugiono: Kami Sediakan Rumah Oksigen Buat Warga Terdampak Karhutla

"Kemaren saya sempat menjenguk keluarga korban memberikan sedikit bantuan, kepada keluarga relawan BPK yang saat itu memadamkan api di Batola hingga meninggal dunia," tuturnya.

Menurut dia, penanganan karhutla perlu dilakukan lebih masif dan menyeluruh dengan melibatkan seluruh pihak terkait. Upaya itu, penting untuk mencegah meluasnya kebakaran sekaligus melindungi kesehatan masyarakat dan keselamatan petugas di lapangan.

Ketika kondisi seperti sekarang, Mariana mengajak masyarakat Banua untuk turut mendoakan agar hujan segera turun dan memadamkan titik api.

"Semoga Allah SWT segera menurunkan hujan lebat di seluruh wilayah Kalsel, sehingga titik-titik api padam, kabut asap hilang, dan masyarakat bisa kembali menghirup udara bersih serta beraktivitas dengan aman," tandasnya.

x|close