Ntvnews.id, Washington - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dijadwalkan akan dilantik pada Senin, 20 Januari 2025 waktu setempat. Pelantikan ini menjadi momen resmi bagi Trump untuk memulai masa jabatan keduanya sebagai presiden di Gedung Putih.
Pelantikan ini juga menandai serah terima kekuasaan presiden secara resmi, di mana cabang eksekutif pemerintah akan beralih dari pemerintahan Joe Biden ke pemerintahan Donald Trump.
Sesuai Amandemen ke-20, masa jabatan presiden berlangsung selama empat tahun dan berakhir pada siang hari tanggal 20 Januari, dilanjutkan dengan pelantikan presiden terpilih.
Upacara pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih diselenggarakan oleh Komite Gabungan Kongres. Pada pelantikan kali ini, acara tersebut dipimpin oleh Senator Amy Klobuchar, seorang anggota Demokrat dari negara bagian Minnesota.
Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Rabu (8/1/2025) mengajukan banding ke Mahkamah Agung, meminta penangguhan proses pidana di pengadilan New York yang dijadwalkan memberikan putusan dalam kasus (Antara)
Acara dimulai dengan kebaktian di Gereja St. John yang berlokasi di Lafayette Square, sebuah gereja bersejarah di Washington DC. Setelah itu, Trump akan menghadiri acara minum teh di Gedung Putih.
Sesi musik dan pidato pembuka akan dimulai di panggung utama yang berada di West Lawn gedung US Capitol pada pukul 09:30 EST (14:30 GMT). Agenda selanjutnya mencakup:
- Pelantikan Trump dan Vance, disusul dengan pidato pelantikan, di mana presiden menyampaikan rencana dan tujuannya untuk empat tahun mendatang.
- Trump akan menuju Ruang Presiden dekat ruang Senat untuk menandatangani sejumlah dokumen penting.
- Selanjutnya, ia akan menghadiri makan siang yang diadakan oleh Komite Gabungan Kongres untuk Pelantikan.
- Acara akan dilanjutkan dengan parade dari gedung Capitol di Pennsylvania Avenue menuju Gedung Putih.
- Pada malam hari, Trump dijadwalkan menghadiri tiga pesta pelantikan, yakni Commander-in-Chief Ball, Liberty Inaugural Ball, dan Starlight Ball.