Ntvnews.id, Jakarta - Rekayasa lalu lintas contraflow di Ruas Tol Jagorawi arah Puncak yang sebelumnya diberlakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan akhirnya dihentikan.
Keputusan ini diambil atas diskresi kepolisian setelah melihat kondisi lalu lintas yang mulai terkendali.
Baca Juga: Arus Lalin Meningkat, Contraflow Diberlakukan Ruas Tol Jagorawi Arah Puncak
Sejak pukul 06.35 WIB, Rabu (2/4/2025), contraflow diberlakukan mulai dari KM 44+500 hingga KM 46+500 sebagai respons terhadap lonjakan volume kendaraan akibat arus wisata dan silaturahmi pada H+1 Lebaran 2025/1446H.
Namun, pada pukul 11.35 WIB, kebijakan tersebut resmi dihentikan.
"Setelah diberlakukan sejak pukul 06.35 WIB imbas peningkatan volume lalu lintas wisata dan silaturahmi yang terjadi di Ruas Tol Jagorawi arah Puncak pada H+1 Lebaran 2025/1446H atau 2 April 2025, atas diskresi kepolisian, contraflow mulai dari KM 44+500 s.d. KM 46+500 Ruas Tol Jagorawi arah Puncak dihentikan pada pukul 11.35 WIB. Lalu lintas berangsur kembali normal," ujar Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Alvin Andituahta Singarimbun di Jakarta, Rabu 2 April 2025.
Dengan adanya kebijakan ini, para pengguna jalan diimbau untuk mengatur kembali rute dan waktu perjalanan guna menghindari kepadatan lalu lintas.
(Sumber: Antara)