Macet di Jalur Puncak Mencapai 12 KM

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Apr 2025, 16:11
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Jalur Puncak Macet Mencapai 12 Kilometer Jalur Puncak Macet Mencapai 12 Kilometer (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Jalan Puncak-Cianjur mengalami kemacetan cukup panjang di H+1 lebaran. Terlihat antrean kendaraan mencapai 12 kilometer.

Selain itu juga, kemacetan mencapai Istana Cipanas. Alhasil banyak pengguna jalan dialihkan menuju jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi.

Baca Juga: DAMRI Siapkan Layanan Penuh Angkutan Bandara Soetta Arus Balik Lebaran 2025

Antrean kendaraan menuju Bogor dari Cianjur terus memanjang, sehingga sejumlah rekayasa arus lalu lintas termasuk penyekatan diberlakukan petugas, serta mengarahkan pengendara untuk memilih jalur alternatif.

Rekayasa lalu lintas contraflow KM 44+500 s.d. KM 46+500 Ruas Tol Jagorawi arah Puncak dihentikan atas diskresi Kepolisian.  <b>(Dok.Antara)</b> Rekayasa lalu lintas contraflow KM 44+500 s.d. KM 46+500 Ruas Tol Jagorawi arah Puncak dihentikan atas diskresi Kepolisian. (Dok.Antara)

Bahkan petugas di Tugu Lampu Gentur, By Pass-Cianjur, mengarahkan pengendara dengan tujuan Bogor dan seterusnya untuk memilih jalur alternatif Jonggol atau Sukabumi, guna menghindari antrean terus memanjang sehingga terjadi penumpukan di jalur Puncak.

Petugas juga mengarahkan pengendara ke sejumlah jalur alternatif di kawasan Cipanas, tepatnya di pertigaan Hanjawar tembus Puncak II atau Cikalongkulon tembus Jonggol karena belum ada kepastian terkait sistem satu arah menuju Bogor.

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Hardian Ardianto mengatakan antrean panjang dengan laju terhenti di kawasan Puncak imbas padatnya volume kendaraan di jalur utama Bogor serta pemberlakuan sistem satu arah yang sudah diberlakukan sejak Rabu pagi.

"Kami berharap pengendara sabar mengantri karena kondisi jalur menuju Bogor dari Cianjur macet dan kendaraan tidak bergerak imbas dari sistem satu arah di wilayah hukum Bogor," kata AKP Hardian Ardianto, Rabu 2 April dilansir Antara.

x|close