Ntvnews.id, Jakarta - ChatGPT mencatat lonjakan jumlah pengguna global yang signifikan setelah memperkenalkan fitur baru yang menghadirkan gambar dengan gaya khas Studio Ghibli.
Tren viral ini menyebabkan server OpenAI mengalami tekanan tinggi, sehingga perusahaan terpaksa membatasi akses untuk sementara waktu.
Menurut laporan Reuters, data dari Similarweb menunjukkan bahwa jumlah pengguna aktif mingguan ChatGPT mencapai 150 juta untuk pertama kalinya tahun ini.
CEO OpenAI, Sam Altman, dalam unggahannya di X, mengungkapkan bahwa platform ini berhasil menambah satu juta pengguna hanya dalam kurun waktu satu jam.
Altman menegaskan bahwa tingkat pertumbuhan ini bahkan melampaui rekor saat ChatGPT pertama kali diluncurkan dua tahun lalu.
Selain itu, SensorTower melaporkan bahwa pendapatan dari layanan berlangganan dalam aplikasi, jumlah unduhan, dan pengguna aktif mingguan ChatGPT mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah.
Jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya, jumlah unduhan aplikasi meningkat sebesar 11%, jumlah pengguna aktif bertambah 5%, dan pendapatan dalam aplikasi naik 6%.
Namun, lonjakan pesat ini turut berdampak pada stabilitas sistem, memicu sejumlah tantangan teknis. Dalam satu minggu terakhir, ChatGPT mengalami beberapa gangguan operasional dan pemadaman kecil.
"Akan ada keterlambatan rilis fitur baru, bug yang muncul, dan layanan yang mungkin lambat karena kami menghadapi tantangan kapasitas," ujar Altman.
Fitur anyar ini memungkinkan pengguna menciptakan ilustrasi digital dengan gaya gambar tangan khas Studio Ghibli, rumah produksi animasi legendaris dari Jepang yang terkenal melalui karya seperti Spirited Away dan My Neighbor Totoro.
Hasil karya berbasis AI ini pun ramai diunggah ke media sosial dalam berbagai format, mulai dari cerita, meme, hingga ilustrasi seni personal.