Ntvnews.id, Jakarta - Seorang anggota kepolisian berinisial RH (28) menjadi sorotan publik setelah aksinya dipergoki oleh istri sahnya, NH (28), ketika sedang bersama seorang wanita yang diduga sebagai selingkuhan berinisial FF. Kejadian tersebut berlangsung di sebuah pusat perbelanjaan di Makassar, Sulawesi Selatan, dan sempat menghebohkan para pengunjung.
Peristiwa itu terjadi di salah satu mal yang terletak di Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, pada Kamis malam (3/4) sekitar pukul 21.30 WITA. NH mengungkapkan bahwa hubungan rumah tangganya dengan RH memang tengah bermasalah, namun secara hukum mereka masih terikat sebagai pasangan suami istri.
NH menjelaskan bahwa masalah bermula ketika sang suami mengambil anak mereka secara paksa saat bulan Ramadan. RH sempat berjanji akan mengembalikan sang anak setelah Lebaran, tetapi janji tersebut tidak ia tepati.
"Waktu tanggal 21 bulan puasa kemarin dia datang ambil anakku. Awalnya itu kan saya tidak izinkan, tapi dia ambil paksa sampai saya itu kejar mobilnya, saya jatuh, tapi tidak berhasil ambil itu anakku," beber NH seperti dilansir dari akun Instagram @makassar_iinfo pada Sabtu, 5 April 2025.
NH mengatakan bahwa ia sudah berusaha meminta anaknya dikembalikan secara baik-baik, tetapi permintaan itu diabaikan oleh RH. Ia kemudian mendapat informasi bahwa sang suami akan membawa anak mereka ke sebuah mal untuk bermain, sehingga ia segera berangkat dari Pangkep menuju lokasi.
"Terus dia janji sudah Lebaran bawa pulang, tapi lain lagi perkataannya. Karena dia itu dendam sama saya, mau sekali cerai begitu, tapi di kantor itu nda mengizinkan. Apalagi saya tangguhkan bilang tidak mauka (cerai), belum saja cerai tidak nafkahi ka, apalagi kalau cerai," lanjut NH.
NH pun meminta bantuan sepupu dan keponakannya yang tinggal di Makassar untuk memantau pergerakan RH dan sang anak. Mereka lebih dulu datang ke Trans Studio Mall (TSM) Makassar untuk membuntuti, sehingga NH bisa mengetahui lokasi pasti suaminya. Setelah tiba di lokasi, NH menunggu hingga RH membawa anak mereka bermain, dan mendapati bahwa anaknya ditemani oleh wanita lain yang bernama FF.
Lebih lanjut, NH menyebut bahwa dugaan perselingkuhan RH sebenarnya sudah pernah dimediasi di Polda Sulsel. Namun, bukannya menyelesaikan masalah, RH justru menyudutkan dirinya di hadapan atasannya, seolah-olah NH adalah pihak yang bersalah. Menurut NH, tudingan itu tidak disertai bukti yang valid dan justru merupakan fitnah yang merugikan dirinya.