Ntvnews.id, Jakarta - Arus kendaraan di Jalan Otista Raya, Jakarta Timur, kembali normal pada Jumat siang setelah sebelumnya lumpuh akibat kericuhan massa.
Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono mengatakan kondisi di lokasi sudah kondusif. “Alhamdulillah sekarang sudah aman, sudah kita imbau masyarakat untuk menahan diri,” ujarnya di Jalan Otista Raya, Jumat.
Sekitar pukul 09.45 WIB, kendaraan mulai melintas kembali di kawasan tersebut. Sebelumnya, jalan sempat ditutup akibat bentrokan antara warga dengan aparat yang merembet hingga ke ruas utama Otista. Massa melempari petugas dengan batu dan berbagai benda, sehingga arus kendaraan dari arah Kampung Melayu menuju Cawang maupun sebaliknya terhenti.
Baca Juga: Demonstran di Depan Mako Brimob Kwitang Membubarkan Diri
Polisi bersama TNI segera bergerak menenangkan massa. Setelah dilakukan negosiasi, situasi berangsur terkendali dan warga akhirnya membubarkan diri. Meski begitu, aparat masih tetap berjaga di sejumlah titik untuk mencegah potensi kericuhan kembali terjadi.
Sebelum situasi kondusif, kericuhan melibatkan ratusan warga, mayoritas pemuda, yang berhadapan dengan aparat kepolisian. Bentrokan semakin memanas ketika polisi menembakkan gas air mata, sementara massa membalas dengan lemparan batu. Akibatnya, lalu lintas lumpuh total dan menimbulkan kemacetan panjang.
Sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat terpaksa memutar balik mencari jalur alternatif. Bahkan, layanan Transjakarta tidak dapat melintasi ruas jalan tersebut.
Polisi mengimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan untuk menghindari kawasan Otista demi menjaga keamanan serta kelancaran lalu lintas. (Sumber : Antara)