500 Personel Kepolisian Dikerahkan untuk Amankan Aksi Demo di DPRD Jambi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Agu 2025, 17:43
thumbnail-author
Irene Anggita
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
500 personel dari Brimob, Polresta dan Polda Jambi diterjunkan mengamankan unjuk rasa di sekitar halaman kantor DPRD Provinsi Jambi, Jumat (29/8/2025). 500 personel dari Brimob, Polresta dan Polda Jambi diterjunkan mengamankan unjuk rasa di sekitar halaman kantor DPRD Provinsi Jambi, Jumat (29/8/2025). (ANTARA)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepolisian Daerah (Polda) Jambi mengerahkan sebanyak 500 anggota kepolisian untuk menjaga situasi selama aksi demonstrasi yang melibatkan mahasiswa, pelajar, dan warga di depan Gedung DPRD Provinsi Jambi.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, saat dikonfirmasi langsung dari lokasi unjuk rasa pada Jumat, 29 Agustus 2025, menjelaskan bahwa personel yang diterjunkan berasal dari berbagai kesatuan.

"Anggota yang diturunkan kurang lebih 500 dari Brimob, Polresta dan Polda," katanya.

Kombes Boy juga menyampaikan pesan kepada massa aksi agar tetap menjaga situasi kota tetap damai dan kondusif selama penyampaian aspirasi berlangsung. Ia mengingatkan agar demonstrasi dilakukan secara tertib dan tidak menimbulkan kericuhan.

Ia menegaskan pentingnya menjaga sikap dan keselamatan selama aksi, serta menghindari tindakan yang bisa memicu konflik.

“Yang tidak kalah penting tetap jangan sampai terprovokasi demi terciptanya kedamaian di Jambi,” imbuhnya.

Ia juga menyerukan agar masyarakat dari berbagai lapisan turut menjaga ketertiban umum dan tidak melakukan hal-hal yang bisa merusak nilai demokrasi.

"Kita sama sama anak Jambi, ya tolong sampaikan kepada seluruh elemen masyarakat kita sama sama anak Jambi, jangan sampai merusak demokrasi," katanya.

Namun, situasi sempat memanas. Tiga personel kepolisian mengalami luka akibat terkena lemparan benda tumpul dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

"Saya belum lihat, saya bolak balik dari tadi, nanti akan kita sampaikan," jelasnya terkait kondisi anggota yang terluka.

Hingga pukul 16.30 WIB, aksi masih terus berlangsung dan mulai sulit dikendalikan. Kerumunan massa mulai menyebar ke berbagai titik di sekitar area DPRD.

Untuk mengurai kerumunan dan meredam situasi, aparat kepolisian akhirnya melepaskan tembakan gas air mata. Meski demikian, ratusan demonstran masih bertahan di sekitar kompleks kantor DPRD Provinsi Jambi.

(Sumber: Antara)

x|close