Ayah Affan Kurniawan Minta Rekan Ojol Redam Emosi dan Tak Bertindak Anarkis

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Agu 2025, 17:57
thumbnail-author
Dedi
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ayah Affan Kurniawan dan Ibunya Ayah Affan Kurniawan dan Ibunya (Dok. NTVNews.id/ April)

Ntvnews.id, Jakarta - Zulkifli, ayah dari almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis Brimob saat unjuk rasa, menyampaikan sikap tegas terkait langkah hukum atas kejadian tersebut.

Ia menegaskan bahwa keluarga tidak akan menempuh jalur hukum sendiri, melainkan mempercayakan sepenuhnya kepada kepolisian. Hal ini disampaikan oleh pihak keluarga pada Jumat, 29 Agustus 2025.

“Betul (tidak akan mengajukan gugatan hukum). Karena kami setelahnya, ya minta, ya cuma rasa keadilan aja. Yang berbuat aja,” kata Zulkifli.

Menurutnya, peristiwa tragis yang menimpa Affan tidak seharusnya menjadi alasan untuk melampiaskan emosi atau menyalahkan institusi tertentu secara keseluruhan. Ia mengingatkan agar publik tidak terbawa amarah berlebihan dan tetap menjaga situasi tetap kondusif.

“Tidak semuanya polisi yang harus jadi korbannya. Begitu juga rekan-rekan mitra, ya tolong emosi turunkan. Supaya jangan seperti anak saya,” ujarnya.

Zulkifli juga menegaskan bahwa Affan bukanlah bagian dari aksi demonstrasi. Anak bungsunya itu hanya sedang menjalankan order sebagai pengemudi ojek online ketika peristiwa nahas terjadi.

“Anak saya memang nggak berbuat demo, cuma dia menjalankan order. Cuma itu pesan saya, rekan-rekan gojek, grab, apapun jangan berbuat anarkis. Itu saya harapkan,” ungkapnya.

Dengan penuh keprihatinan, ia mengingatkan para pengemudi ojek online maupun masyarakat agar menahan diri dan tidak mudah terprovokasi. Menurutnya, setiap orang memiliki keluarga yang menanti di rumah, sehingga keselamatan harus selalu diutamakan.

“Kasian. Karena kita punya anak istri, itu aja. Tolong emosi itu,” imbuhnya.

Bagi Zulkifli, satu-satunya hal yang ia harapkan kini adalah tegaknya keadilan. Ia percaya aparat kepolisian akan memproses kasus ini dengan semestinya dan memberikan pertanggungjawaban hukum kepada pihak yang bersalah.

“Kalau saya maunya dia minta keadilan aja. Saya percayakan kepolisian. Jangan sampai anarkis semua yang di sini. Sama rekan-rekan saya lah. Jangan sampai kedua kalinya lagi terjadi,” jelasnya.

Di tengah duka yang mendalam, Zulkifli menutup pesannya dengan doa agar tragedi serupa tidak kembali terjadi kepada keluarga lain.

“Semacam kayak anak saya aja. Itu aja saya kasihan. Yang merasa punya anak istri,” tutupnya.

x|close