KPK Amankan 3 Koper Dokumen Usai Geledah Kantor Bupati Ponorogo

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Nov 2025, 20:53
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Petugas KPK membawa koper berisi dokumen hasil penggeledahan dari Kantor Bupati Ponorogo, Selasa, 11 November 2025. (ANTARA/HO - prastyo) Petugas KPK membawa koper berisi dokumen hasil penggeledahan dari Kantor Bupati Ponorogo, Selasa, 11 November 2025. (ANTARA/HO - prastyo) (Antara)

Ntvnews.id, Ponorogo, Jawa Timur – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa tiga koper berisi dokumen setelah melakukan penggeledahan di kompleks kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur, pada Selasa, 11 November 2025 sore. Penggeledahan berlangsung selama lebih dari enam jam.

Tim KPK melakukan penggeledahan di ruang kerja Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Sekretaris Daerah Agus Pramono, yang keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap jual beli jabatan dan gratifikasi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah petugas KPK terlihat keluar dari gedung sekitar pukul 17.45 WIB dengan membawa tiga koper besar yang diduga berisi dokumen hasil penyitaan.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Ponorogo, Hadi Priyanto, membenarkan adanya kegiatan penggeledahan tersebut.

Baca Juga: KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Ponorogo, Diduga Terkait Kasus OTT

"Yang jelas ada dokumen yang dibawa. Saya hanya menyaksikan saja, yang mendampingi tadi Pak Asisten," kata Hadi di Ponorogo.

Ia menjelaskan bahwa dirinya hanya mendampingi tim KPK di area luar ruangan kerja bupati dan sekda. Hadi mengaku tidak mengetahui secara detail isi dokumen maupun ruangan lain yang turut diperiksa.

"Kalau yang lain saya kurang tahu. Saya hanya mendampingi di sini," ujarnya.

Menurut Hadi, proses penggeledahan di ruang kerja Sekretaris Daerah berlangsung lebih lama dibandingkan ruang kerja bupati, meski keduanya berada di lantai yang sama.

Baca Juga: KPK Sita Dokumen Anggaran Pemprov Riau Saat Geledah Kantor Gubernur

"Kopernya dibawa sendiri oleh petugas. Tapi berkas apa saja yang dimasukkan saya tidak tahu," katanya.

Hadi menambahkan, setelah proses penggeledahan selesai, ruangan yang sebelumnya disegel kini dapat kembali digunakan untuk kegiatan pemerintahan.

"Setelah penggeledahan dilakukan, ruangan bisa dipakai lagi," tuturnya.

Sementara itu, para anggota KPK memilih untuk tidak memberikan keterangan saat meninggalkan lokasi dan langsung menuju kendaraan dinas mereka.

Tiga koper berisi dokumen tersebut diduga akan dibawa ke Jakarta sebagai bagian dari proses penyidikan lebih lanjut oleh KPK.

(Sumber: Antara) 

x|close