Ntvnews.id, Jakarta - Seorang dosen Universitas Sumatra Utara (USU), Orang Kaya Hasnanda (OKH) (58), meregang nyawa setelah ditusuk oleh anak kandungnya sendiri berinisial H (18).
Peristiwa tragis ini mengungkap konflik keluarga yang berujung fatal, ketika sang anak nekat menghabisi nyawa ayahnya usai melihat ibunya dianiaya. Kepolisian memastikan hubungan pelaku dan korban sebagai ayah dan anak.
"Tersangka merupakan anak kandung dari korban," kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, Iptu Agus Purnomo dalam keterangan resminya yang dilansir pada Selasa, 23 Desember 2025.
Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada 30 November 2025. Saat itu, korban terlibat pertengkaran dengan istrinya yang kemudian berujung pada tindakan kekerasan. Pelaku yang berada di lokasi dan menyaksikan langsung kejadian tersebut tersulut emosi.
Baca Juga: Komisi II DPR RI: Posisi Bawaslu dan DKPP Perlu Diperkuat
"Korban saat itu beradu mulut dengan istrinya sambil melakukan penganiayaan. Tersangka kemudian mengambil pisau dari dapur," jelasnya.
Pelaku kemudian menyerang ayahnya menggunakan senjata tajam. Tusukan dilakukan secara berulang hingga korban tidak tertolong dan meninggal dunia di tempat kejadian. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban mengalami luka tusuk dalam jumlah banyak.
"Luka tusukan lebih dari tujuh, di bagian dada, punggung, dan perut, menggunakan pisau dapur," jelasnya.
Setelah kejadian tersebut, pelaku langsung diamankan oleh aparat kepolisian dan kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Kasus ini masih dalam penanganan pihak berwajib untuk proses hukum lebih lanjut.
Ilustrasi Pembunuhan (Pixabay)