Ntvnews.id, Banjarmasin - Kasus penemuan jasad perempuan di selokan dekat STIHSA Banjarmasin mengungkap fakta serius yang menyeret dugaan keterlibatan oknum anggota kepolisian. Korban diketahui bernama Zahra Dilla (20), mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Identitas korban terungkap setelah orang tuanya mendatangi rumah sakit. Ayah korban, Sarmani (55), membenarkan bahwa Zahra sempat pulang ke rumah keluarga di Desa Lok Tamu sebelum kembali ke indekosnya pada Selasa malam, 23 Desember 2025.
Sejak saat itu, Zahra tidak lagi memberikan kabar. Selain hilangnya komunikasi, keluarga juga mencurigai raibnya sejumlah barang milik korban.
“Ada barang yang hilang, yakni emas 10 gram, sepeda motor, serta telepon genggamnya,” kata Sarmani.
Kejanggalan juga dirasakan oleh rekan-rekan korban. Zahra sempat berkomunikasi dengan teman-temannya sebelum akhirnya menghilang. Setelah itu, tidak ada lagi kabar dari korban. Teman-temannya bahkan menemukan unggahan tak biasa di akun media sosial Zahra.
“Dari teman-temannya bilang ada unggahan yang janggal pada sosmed korban. Namun tak bisa dibeberkan lebih jauh,” tuturnya.
Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Wanita dalam Selokan Ditangkap
Penyelidikan kepolisian kemudian mengarah pada seorang terduga pelaku bernama Muhammad Seili (20). Berdasarkan keterangan tertulis Polresta Banjarmasin, korban diketahui membuat janji bertemu dengan terduga pelaku di depan sebuah minimarket di Jalan Mali-mali pada Selasa (23/12).
Sepeda motor korban ditinggalkan di lokasi tersebut, sementara Zahra ikut menaiki mobil pelaku. Keduanya disebut sempat menuju Bukit Batu untuk membicarakan persoalan pribadi.
Setelah itu, mereka kembali dan singgah ke mes Polda Kalimantan Selatan di Banjarbaru, lalu mendatangi rumah saudara pelaku. Dalam perjalanan tersebut, korban dan pelaku berada di dalam mobil.
Baca Juga: Penemuan Jasad Wanita di Perumahan Pesona Kahuripan Gegerkan Warga Bogor
Situasi berubah menjadi fatal setelah korban disebut mengancam akan mengadukan peristiwa hubungan badan yang terjadi di dalam mobil kepada kekasih pelaku. Dalam kondisi panik, pelaku mencekik korban hingga meninggal dunia.
Setelah korban tewas, pelaku membawa jasad Zahra ke Banjarmasin. Sekitar pukul 03.00 Wita, jasad korban dibuang ke selokan di kawasan dekat STIHSA Banjarmasin, lokasi tempat korban akhirnya ditemukan warga.
Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan Kombes Adam Erwindi membenarkan bahwa terduga pelaku telah diamankan oleh Polresta Banjarmasin.
“Benar (sudah ditangkap) terduga pelaku oleh Polresta Banjarmasin. Untuk itu (motif pembunuhan) akan segera kita gelar rilisnya,” paparnya.
Muhammad Seili, Oknum Polisi Pembunuh Mahasiswi di Banjarmasin (Antara)