Di Hadapan Prabowo, Mentan Amran Sebut Sudah Pecat 192 Pejabat Kementan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Jan 2026, 15:38
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Istimewa)

Ntvnews.id, Karawang - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan telah mencopot hingga memecat 192 pejabat di lingkungan Kementerian Pertanian yang terbukti melakukan pelanggaran. Pernyataan tersebut disampaikan Amran di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam acara Panen Raya sekaligus Pengumuman Resmi Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu, 7 Januari 2026.

Amran menjelaskan, pemecatan tersebut berkaitan dengan temuan pelanggaran dalam praktik penyaluran pupuk yang menjadi bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan nasional. Hingga saat ini, ia menyebut telah ditetapkan 76 tersangka dalam kasus tersebut.

"Dari dalam, kementerian-kementerian ada 192 pejabat kementerian kami copot, ada kami pecat, ada yang masuk penjara," kata Amran.

Baca Juga: Prabowo Beri Tanda Kehormatan kepada Mentan Amran dan Petani Berprestasi di Karawang

Ia menegaskan bahwa langkah tegas tersebut merupakan bentuk kepatuhan terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto. Pejabat yang dinilai berkinerja buruk dan bermain-main dengan perintah Presiden, lanjut Amran, akan langsung dicopot dari jabatannya.

"Jadi kami beritahu, kinerja tidak baik, main-main, perintah Bapak Presiden, kamu harus dicopot," kata Amran menegaskan.

Dalam kesempatan yang sama, Amran juga menyampaikan rasa syukur karena selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) masyarakat tidak mengalami gejolak harga pangan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman <b>(Istimewa)</b> Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Istimewa)

Terkait penurunan harga pupuk, Amran menyampaikan apresiasi kepada Pupuk Indonesia atas dukungan dan kerja samanya. Saat ini, menurut dia, pemerintah telah menetapkan penurunan harga pupuk hingga 20 persen.

"Turun 20%. Naik volumenya 700%. Dan kita akan bangun pabrik 7 unit, insya Allah lima kita resmikan dalam sebelum 2029," kata Amran menegaskan.

Baca Juga: Mentan Amran Targetkan Cetak 100 Ribu Hektare Sawah di Papua Demi Swasembada Pangan

Sebelumnya diberitakan, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tercatat sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia, dengan jumlah melebihi 3 juta ton.

Pengumuman tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Taklimat Terbuka Awal Tahun 2026 bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta jajaran menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan TNI-Polri, kepala lembaga negara, dan para kepala daerah di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, Selasa, 6 Januari 2025.

“Alhamdulillah target yang saya berikan kepada tim pangan kita waktu awal pemerintahan saya pimpin adalah empat tahun untuk swasembada pangan. Alhamdulillah, pada 31 Desember 2025, waktu 24.00. Bisa kita dengan resmi mengatakan Republik Indonesia swasembada beras," ujar Prabowo.

HIGHLIGHT

x|close