Australia Imbau Warganya Segera Tinggalkan Iran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Jan 2026, 06:50
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Australia Australia (Istimewa)

Ntvnews.id, Canbera - Pemerintah Australia mengeluarkan imbauan kepada seluruh warganya agar segera meninggalkan Iran menyusul situasi keamanan yang memburuk akibat maraknya aksi unjuk rasa di negara tersebut.

“Jika Anda berada di Iran, Anda harus segera pergi,” demikian peringatan perjalanan pemerintah Australia yang dikutip dari AFP, Kamis, 8 Januari 2026.

Dalam imbauan itu, pemerintah Australia menegaskan bahwa kondisi keamanan di Iran saat ini sangat tidak stabil.

“Ada protes kekerasan yang sedang berlangsung di seluruh negeri yang mungkin akan meningkat lebih lanjut tanpa pemberitahuan... situasi keamanannya tidak menentu,” lanjut pernyataan tersebut.

Baca Juga: Pemain Timnas Putri Australia Resmi Menikah Sesama Jenis

Diketahui, gelombang demonstrasi di Iran mulai pecah pada 28 Desember 2025. Aksi protes diawali dengan penutupan toko-toko oleh para pedagang di Teheran sebagai bentuk kemarahan terhadap lonjakan biaya hidup. Seiring waktu, unjuk rasa tersebut meluas ke sejumlah wilayah lain, khususnya di bagian barat Iran yang dihuni kelompok minoritas Kurdi dan Lor.

Organisasi non-pemerintah Iran Human Rights (IHR) yang berbasis di Norwegia melaporkan bahwa tindakan aparat keamanan telah menyebabkan sedikitnya 27 demonstran tewas. Dari jumlah tersebut, lima korban diketahui masih berusia di bawah 18 tahun.

Ilustrasi - Bendera negara Iran dan Amerika Serikat. /ANTARA/Anadolu/py/am. <b>(Antara)</b> Ilustrasi - Bendera negara Iran dan Amerika Serikat. /ANTARA/Anadolu/py/am. (Antara)

Di sisi lain, otoritas Iran menyatakan bahwa korban juga jatuh dari pihak pasukan keamanan. Salah satunya adalah seorang polisi yang dilaporkan tewas ditembak pada Selasa.

Berdasarkan laporan terbaru, jumlah korban meninggal akibat kekerasan yang mengiringi gelombang protes di Iran hingga Selasa, 6 Januari 2026 meningkat menjadi sedikitnya 35 orang.

TERKINI

Nenek76 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Pemali Brebes

Viral Selasa, 11 Agu 2026 | 11:05 WIB

VIDEO: Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Riau Kebakaran Hebat

Nasional Selasa, 11 Agu 2026 | 10:56 WIB

37 Rumah Terbakar di Kandea Makassar

Nasional Selasa, 11 Agu 2026 | 10:35 WIB

Alasan Sudaryono Larang Siswa Bawa Pulang MBG

Nasional Selasa, 11 Agu 2026 | 10:05 WIB

Peringatan PBB: Perang Besar di Yaman Bisa Meletus

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 10:00 WIB
Load More

HIGHLIGHT

x|close