Curahan Aurelie di The Broken String, MenPPPA: Waspadai Praktik Child Grooming dan Kekerasan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Jan 2026, 09:00
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi menghadiri kegiatan doa bersama untuk korban bencana alam Sumatra di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Sleman, Yogyakarta. ANTARA/HO-KemenPPPA Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi menghadiri kegiatan doa bersama untuk korban bencana alam Sumatra di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Sleman, Yogyakarta. ANTARA/HO-KemenPPPA (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap praktik child grooming dan kekerasan seksual terhadap anak seperti yang terjadi ke pada artis Aurelie Moeremans.

"Pemahaman masyarakat terhadap tanda-tanda awal grooming menjadi sangat penting dan dibutuhkan sebagai langkah pencegahan kekerasan seksual terhadap anak. Kami harapkan masyarakat bisa meningkatkan kewaspadaan dan melindungi anak-anak agar tidak terjebak dalam bujuk rayu pelaku," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta, Rabu, 13 Januari 2026.

Menurut Arifah Fauzi, praktik child grooming dan kekerasan seksual terhadap anak masih menjadi ancaman nyata di lingkungan masyarakat, sehingga memerlukan kewaspadaan serta peran aktif seluruh elemen, terutama keluarga dan lingkungan terdekat anak.

Praktik child grooming dapat terjadi di berbagai lingkungan, termasuk keluarga, komunitas, hingga satuan pendidikan.

Baca Juga: Respons Hesti Purwadinata Usai 'Diteror' Roby Tremonti Soal Broken Strings

"Pola pendekatan yang tampak wajar ini sering kali luput dari pengawasan," ujar Arifah Fauzi.

Perhatian publik terhadap isu child grooming semakin meningkat seiring terbitnya buku berjudul The Broken String, karya figur publik Aurelie Moeremans, yang memuat pengalaman pribadinya terkait kekerasan seksual.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menilai karya tersebut menjadi pengingat penting bagi masyarakat bahwa kekerasan terhadap anak adalah nyata, dapat terjadi pada siapa saja, dan membutuhkan upaya bersama untuk memperkuat sistem perlindungan anak.

Menteri Arifah Fauzi meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan indikasi child grooming melalui Unit Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) terdekat atau layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA 129) via call center 129 dan WhatsApp 08111-129-129.

Baca Juga: Roby Tremonti Merasa Kesindir dengan Tulisan Aurelie di Broken Strings

(Sumber: Antara) 

TERKINI

Denmark Perkuat Militernya di Greenland

Luar Negeri Kamis, 15 Jan 2026 | 10:46 WIB

Junta Myanmar Bongkar Tiga Pabrik Narkoba

Luar Negeri Kamis, 15 Jan 2026 | 10:36 WIB

FBI Geledah Rumah Jurnalis Terkait Dugaan Kebocoran Informasi

Luar Negeri Kamis, 15 Jan 2026 | 10:12 WIB

Turis Dirujak Netizen Usai Unggah Video Hina Sopir Taksi

Luar Negeri Kamis, 15 Jan 2026 | 10:01 WIB

Turis di Bali Tewas Terpeleset ke Sungai

Nasional Kamis, 15 Jan 2026 | 10:01 WIB
Load More
x|close