Ntvnews.id, Paris - Presiden Prancis Emmanuel Macron secara resmi mengerahkan pasukan militer Prancis ke Greenland. Kebijakan ini ditempuh sebagai wujud dukungan konkret Prancis kepada Denmark di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Arktik.
Dilansir dari Anadolu, Sabtu, 17 Januari 2026, langkah pengerahan pasukan tersebut dilakukan di tengah kebuntuan perundingan antara perwakilan Denmark, Greenland, dan Amerika Serikat terkait masa depan pulau yang memiliki nilai strategis tinggi itu.
Hingga saat ini, belum tercapai kesepakatan yang dianggap memadai mengenai pengelolaan maupun kedaulatan Greenland.
Baca Juga: Inggris–Prancis Luncurkan Serangan Gabungan ke Target ISIS di Suriah
Macron mengungkapkan bahwa gelombang pertama personel militer Prancis telah tiba di Greenland. Ia juga menegaskan bahwa kekuatan pasukan akan terus ditambah dalam beberapa hari ke depan, dengan melibatkan unsur dari matra darat, udara, dan laut.
Meski secara resmi pengiriman pasukan ini disebut sebagai bagian dari latihan militer gabungan di bawah payung NATO, Macron maupun pejabat militer Eropa lainnya belum secara terbuka menyatakan bahwa tujuan utama langkah tersebut adalah untuk menahan pengaruh atau manuver Amerika Serikat terkait pulau tersebut.
Presiden Prancis Emmanuel Macron berbicara dalam sebuah konferensi pers saat Konferensi Tingkat Tinggu Dewan Eropa di Brussels, Belgia, pada 17 Oktober 2024. (ANTARA/Xinhua/Zhao Dingzhe) (Antara)