Daftar 55 RT di Jakarta Selatan yang Masih Banjir, Mampang Tertinggi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Jan 2026, 11:52
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta dan aparatur Kelurahan Srengseng mengevakuasi pelajar SDN 05 Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, yang terendam banjir Kamis (22/1/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta dan aparatur Kelurahan Srengseng mengevakuasi pelajar SDN 05 Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, yang terendam banjir Kamis (22/1/2026). (ANTARA/HO-Pemkot Jakbar/am.)

Ntvnews.id, JakartaBanjir kembali merendam kawasan Pondok Karya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dan berdampak pada 32 kepala keluarga (KK) hingga Jumat, 23 Januari 2026, pukul 09.00 WIB. Genangan air terpantau menguasai sejumlah ruas jalan di lingkungan permukiman warga.

"Di sini terdampak kurang lebih 32 KK ya, di RW 01 dan RW 04 tapi hanya sampai jalan tidak sampai ke rumah," kata Camat Mampang Prapatan, Jazuri, saat ditemui di lokasi banjir Jakarta.

Jazuri mengatakan, banjir sempat surut pada Kamis, 22 Januari 2026, seiring meredanya hujan. Namun, hujan yang kembali turun menyebabkan ketinggian air meningkat hingga mencapai sekitar 80 sentimeter (cm) pada Jumat pagi. Hingga saat ini, warga belum bersedia dievakuasi karena air belum memasuki area rumah.

"Kita siap evakuasi dan kita anjurkan mereka segera pindah kalau memang sudah ketinggian melampaui di atas 100-150 cm," katanya.

Baca Juga: Pramono Tetapkan WFH Gegara Banjir, Sebagian Jalanan Jakarta Lancar

Petugas gabungan dari Kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan, serta Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan disiagakan di lokasi.

Petugas menyisir permukiman untuk memastikan kondisi warga, khususnya bagi yang sakit atau membutuhkan bantuan, mengingat keterbatasan komunikasi di area terdampak. Jazuri menyebut genangan berpotensi cepat surut lantaran saluran air di Pondok Karya telah berfungsi dengan baik.

"Ya dua sampai tiga jam sudah bisa surut ya kan, karena memang tali-tali air kita sudah mulai lancar ya kan. Permasalahannya hujannya datang lagi," katanya.

Baca Juga: Sirine Pintu Air 10 Sungai Cisadane Berbunyi, Siap-siap Banjir

Berdasarkan data BPBD, hingga Jumat, 23 Januari 2026, pukul 08.00 WIB, banjir masih menggenangi 125 RT dan 14 ruas jalan di Jakarta. Khusus wilayah Jakarta Selatan, terdapat 55 RT yang terdampak dengan rincian sebagai berikut:

Kelurahan Pondok Labu
Ketinggian air: 20 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut

Kelurahan Petogogan
Ketinggian air: 30 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut

Kelurahan Cipulir
Ketinggian air: 90 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi

Kelurahan Pondok Pinang
Ketinggian air: 50 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan

Kelurahan Pela Mampang
Ketinggian air: 75 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Mampang

Kelurahan Duren Tiga
Ketinggian air: 40 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi

Kelurahan Cilandak Timur
Ketinggian air: 50 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut

Kelurahan Pejaten Timur
Ketinggian air: 50 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

Kelurahan Ulujami
Ketinggian air: 70 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan

Baca Juga: Pramono Tinjau Kali Cakung Lama segmen Sungai Begeg, Biang Kerok Banjir Jakut

(Sumber: Antara) 

x|close