Iran Tegaskan Tak Bahas Program Rudal, Sambut Dialog Nuklir

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Jan 2026, 14:53
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi - Bendera negara Iran dan Amerika Serikat. /ANTARA/Anadolu/py/am. Ilustrasi - Bendera negara Iran dan Amerika Serikat. /ANTARA/Anadolu/py/am. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Iran tidak akan bernegosiasi mengenai program rudal dan senjata konvensionalnya, tetapi tetap menyambut baik diskusi yang menjamin hak negara tersebut untuk melakukan aktivitas nuklir damai, kata seorang pejabat senior Iran, yang berbicara dengan syarat anonim.

"Kami tidak akan berbicara atau bernegosiasi apa pun yang terkait senjata konvensional kami, termasuk rudal. Ini adalah sesuatu yang tidak dapat kami pertaruhkan," kata pejabat itu kepada wartawan pada Jumat.

Pejabat itu menambahkan bahwa "pihak Iran akan menyambut baik negosiasi yang menjamin hak Iran untuk melakukan aktivitas nuklir damai berdasarkan NPT [Perjanjian Non-Proliferasi], dan mengatakan bahwa Teheran menyerukan diakhirinya sanksi sepihak terhadap Iran.

"Kami tidak ingin memasuki negosiasi apa pun yang ditakdirkan untuk gagal dan kemudian dapat digunakan sebagai dalih lain untuk perang lain," kata pejabat itu.

Sementara itu, Moskow percaya bahwa kerja sama di bidang energi nuklir damai dengan Iran harus dilakukan dengan syarat yang sama dengan negara-negara non-nuklir lainnya, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova pada hari Jumat.

 

Pada akhir Desember, Presiden AS Donald Trump mengatakan ia akan mendukung serangan baru terhadap Iran jika Teheran berupaya melanjutkan pengembangan program rudal dan nuklirnya. Kemudian, di tengah protes massal di Iran, Trump mengancam negara itu dengan serangan dahsyat jika ada demonstran yang tewas.

Teheran siap untuk bernegosiasi dengan Amerika Serikat, tetapi negosiasi tersebut harus didasarkan pada rasa saling menghormati, kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi awal bulan ini.

Sumber: Sputnik

Baca Juga: Rusia Respons Uji Coba Nuklir AS

ANTARA

x|close