Ntvnews.id, Islamabad - Pemerintah Pakistan secara resmi meluncurkan layanan visa online bagi warga dari 192 negara. Kebijakan ini diambil sebagai langkah untuk memperluas akses pariwisata internasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi domestik dengan menarik lebih banyak wisatawan asing.
Dilansir dari The News Pakistan, Senin, 26 Januari 2026,, Menteri Investasi Pakistan Qaiser Ahmed Sheikh menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan hasil kerja bersama yang membawa kemajuan konkret bagi negara tersebut. Ia menjelaskan bahwa kinerja pasar saham Pakistan saat ini termasuk yang terbaik di dunia, sementara arus investasi di sektor industri terus menunjukkan tren positif.
Meski demikian, Ahmed Sheikh menilai upaya promosi pariwisata masih perlu diperkuat. Ia juga menegaskan bahwa isu pembangunan berkelanjutan akan menjadi perhatian utama ke depan, seraya menyatakan dukungan pemerintah terhadap berbagai inisiatif, termasuk forum-forum internasional yang mendorong kolaborasi.
Sektor pariwisata Pakistan sendiri disebut tengah berada di jalur pertumbuhan. Negara tersebut memiliki kekayaan peradaban, serta beragam situs sejarah dan budaya bernilai tinggi yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan mancanegara.
Baca Juga: Infografik: Indonesia-Pakistan Sepakati 7 Kerja Sama Strategis
Namun demikian, Ahmed Sheikh mengakui masih banyak destinasi wisata yang membutuhkan peningkatan infrastruktur serta tambahan investasi agar potensinya dapat dimaksimalkan.
"Pakistan menawarkan peluang signifikan bagi komunitas global, dan forum seperti ini menyediakan platform yang efektif untuk membangun jaringan dan kolaborasi antarnegara," ujarnya.
Prabowo Subianto di Pakistan (Istimewa)
Senada dengan hal tersebut, Presiden Federasi Kamar Dagang dan Industri Pakistan (FPCCI), Atif Ikram Sheikh, menilai pariwisata sebagai sektor strategis yang kerap dijadikan pilar pembangunan di berbagai negara. Ia menekankan bahwa sektor ini mampu menciptakan lapangan kerja, membuka peluang perdagangan, serta mendorong pertumbuhan produk domestik bruto (PDB).
Atif Ikram Sheikh menyebutkan bahwa pariwisata menyumbang sekitar 10 persen terhadap perekonomian global, sehingga negara-negara maju memberikan perhatian besar terhadap pengembangannya. Menurutnya, Pakistan memiliki keunggulan alam berupa empat musim yang berbeda, yang sangat mendukung pertumbuhan industri perhotelan, resor, dan penciptaan lapangan kerja.
Berdasarkan penelusuran detikTravel, kebijakan visa online ini juga berlaku bagi warga negara Indonesia yang dapat mengajukan permohonan melalui situs resmi pemerintah Pakistan.
Ilustrasi perbatasan India dan Pakistan. (Antara)