Hari Ini DPR Fit and Proper Test Thomas Djiwandono dan Dicky Kartikoyono

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Jan 2026, 08:50
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) II Thomas Djiwandono Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) II Thomas Djiwandono

Ntvnews.id, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mulai menggelar fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Fit and proper test digelar sejak Jumat, 23 Januari 2026.

Uji kelayakan dan kepatutan oleh Komisi XI DPR pada pekan kemarin, dilakukan terhadap salah satu kandidat, yakni Solikin M. Juhro.

Untuk hari ini, Senin, 26 Januari, giliran Dicky Kartikoyono dan Thomas Djiwandono dijadwalkan menjalani uji kelayakan dan kepatutan calon Deputi Gubernur BI.

Baca juga: Calon Deputi Gubernur BI Solikin Juhro Bawa Nama Ayah Prabowo saat Fit and Proper Test

Fit and proper test Dicky dilaksanakan pada pukul 09.00-10.00 WIB, sementara Thomas jam 16.00-17.00 WIB.

Sebelumnya, dalam fit and proper test Solikin memaparkan strategi kebijakan bertajuk 'Semangka'. Mulanya, Solikin menyebut lanskap ekonomi global masih dibayangi ketegangan politik dan geopolitik yang berlarut-larut.

Wakil Menteri Keuangan II Thomas Djiwandono Wakil Menteri Keuangan II Thomas Djiwandono

Kondisi itu menahan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) dunia pada level moderat, sementara volatilitas pasar keuangan global tetap tinggi.

Ia memandang, tantangan global ini akan turut memengaruhi upaya Indonesia dalam mewujudkan cita-cita sebagai negara maju.

"Dan ini tentunya kita perlu menavigasi cita-cita tersebut agar bisa tercapai dengan selaras dan tentunya melalui visi yang kami sampaikan di sini adalah memperkuat sinergi, mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, berdaya tahan, dan juga inklusif," ujar Solikin, Jumat, 23 Januari 2026.

"Visi ini bukan sekedar menjaga laju pertumbuhan di tengah tekanan global, melainkan juga menegaskan bahwa kualitas pertumbuhan adalah kunci. Kualitas pertumbuhan adalah kunci," imbuhnya.

Menurut dia, visi tersebut sejalan dengan mandat Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai rupiah, stabilitas sistem pembayaran, serta stabilitas sistem keuangan. Mandat itu diterjemahkan ke dalam tiga misi utama, antara lain stabilitas yang dinamis, pertumbuhan ekonomi yang tinggi, dan ekonomi yang inklusif.

Ketiga misi itu juga dinilai selaras dengan semangat Sumitronomics, yaitu membangun kekuatan ekonomi dari dalam negeri, memperkuat fondasi struktural, serta memastikan kebijakan bermuara pada kesejahteraan rakyat.

Guna menerjemahkan misi tersebut secara konkret, Solikin mengusulkan delapan strategi kebijakan yang terintegrasi dalam satu kerangka besar yang disingkat dengan istilah “Semangka”.

"Semangka ini ada delapan 8 huruf, S tentunya adalah stabilitas makroekonomi dan keuangan, Ekonomi syariah dan pesantren, Makroprudensial yang inovatif, Akselerasi reformasi struktural, Navigasi stabilitas harga pangan, Gerak UMKM dan ekonomi kreatif, Keandalan digitalisasi sistem pembayaran, dan juga Aksi bersama sinergi dan kolaborasi sebagai sil atau kunci dari semua langkah-langkah kita tadi," papar Solikin.

"Dan itu tidak berdiri sendiri, melainkan saling menguatkan satu sama lain. Semangka ini terintegrasi dalam kebijakan nasional," lanjut dia.

Ia mengatakan, strategi “Semangka” dipilih bukan tanpa makna. Semangka yang berwarna hijau di luar dan merah di dalam melambangkan tata kelola yang tertib serta kesejahteraan rakyat. Sedangkan bijinya merepresentasikan sumber keberlanjutan bagi generasi mendatang.

"Jadi 8 strategi Semangka ini dirancang sebagai satu paket kebijakan yang terorkesrtasi untuk sekaligus juga menopang program asta cita pemerintah. Jadi di depan kali kami sampaikan, ini line juga dengan perwujudan atau mendukung program asta cita pemerintah," tandasnya.

x|close