Ntvnews.id, Jakarta - TNI AU melalui pasukan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) membantu proses evakuasi korban longsor di Cisarua, Bandung Barat, Selasa (27/1).
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu mengatakan, upaya itu dilakukan guna mempercepat proses pencarian korban yang masih tertimbun.
"Memasuki hari keempat pascabencana, prajurit Korpasgat di bawah pimpinan Kapten Pas Iswahyudi bersama tim SAR gabungan masih bertahan di lokasi terdampak," kata I Nyoman dalam siaran pers tersebut.
I Nyoman melanjutkan, selama proses pencarian korban berlangsung, pihaknya sempat menemui beberapa kendala mulai dari curah hujan yang tinggi hingga medan yang cukup sulit.
Faktor curah hujan, lanjut dia, menjadi hal yang harus diperhatikan karena dapat berpotensi menimbulkan longsor susulan.
Dengan kehadiran prajurit Korpasgat, I Nyoman berharap proses evakuasi bisa berjalan dengan maksimal sehingga seluruh korban dapat ditemukan.
"Kehadiran prajurit Korpasgat menjadi bukti nyata komitmen TNI Angkatan Udara dalam membantu masyarakat, dengan terus berjuang bersama tim SAR gabungan untuk mengevakuasi korban," tutup dia.
Baca Juga: Polda Jabar Klarifikasi Data 108 Orang Hilang Dalam Longsor Cisarua
ANTARA
Update Bencana Longsor Bandung Barat: 8 Jiwa Meninggal Dunia, 82 Orang Hilang (info cimahi)