Ntvnews.id, Taheran - Otoritas Iran melaporkan bahwa gelombang terbaru serangan rudalnya telah menghantam wilayah pendudukan Israel. Salah satu rudal Teheran diklaim mengenai area di sekitar kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Yerusalem.
Angkatan Bersenjata Iran, seperti dikutip dari media Press TV, melancarkan serangan rudal dalam skala besar pada Selasa, 17 Maret 2026 pagi waktu setempat.
Sejumlah foto yang beredar di dunia maya memperlihatkan rudal-rudal Iran melintas di langit berbagai wilayah, termasuk kawasan Tepi Barat yang diduduki.
Sejumlah laporan media juga menyebutkan bahwa ledakan besar mengguncang wilayah tersebut, terutama di Yerusalem.
Press TV menyebut, berdasarkan sumber media, rentetan ledakan keras terdengar bahkan sebelum sirene peringatan serangan udara diaktifkan di wilayah Israel. Hal ini diklaim Iran sebagai indikasi adanya kelemahan signifikan pada sistem pertahanan udara Israel.
Baca Juga: Cek Fakta: Foto Kehancuran Israel Akibat Rudal Iran Ternyata Arsip Hiroshima 1945
Sementara itu, beberapa media lokal Israel melaporkan bahwa "hanya satu rudal Iran yang dicegat".
Menurut laporan tersebut, sejumlah rudal Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara dan mencapai target yang dituju.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Israel terkait klaim yang disampaikan Iran tersebut.
Arsip foto - Seorang pengunjuk rasa memegang model rudal Houthi selama protes terhadap serangan Israel yang terus berlanjut di Jalur Gaza serta sanksi yang dipimpin AS terhadap kelompok Houthi di Sanaa, Yaman (16/2/2024). ANTARA/Xinhua/Mohammed Moham (Antara)
Situasi di kawasan Timur Tengah sendiri terus memanas sejak Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan besar terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Berdasarkan data otoritas Teheran, sedikitnya 1.300 orang dilaporkan tewas dan lebih dari 10.000 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal dan drone yang menyasar berbagai target di Israel serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.
Aksi balasan tersebut menimbulkan kerusakan dan korban jiwa di sejumlah negara Teluk, sekaligus memperluas eskalasi konflik di kawasan tersebut.
Ilustrasi - Rudal Israel serang Iran. ANTARA/Anadolu (Antara)