Soal Reshuffle Kabinet, Istana: Hak Prerogatif Presiden

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Jan 2026, 17:07
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Sekretaria Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi Menteri Sekretaria Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (NTVNews)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa perombakan atau reshuffle jajaran menteri sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut disampaikan Prasetyo saat menanggapi isu reshuffle Kabinet Merah Putih yang kembali menguat, di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat, 30 Januari 2026.

Ia menilai, dinamika isu pergantian menteri dan wakil menteri yang berkembang di ruang publik merupakan hal yang tidak bisa dihindari.

"Yang perlu dipahami masalah kabinet, ini kan hak prerogatif dari Bapak Presiden dan kemudian Bapak Presiden tentu setiap hari melakukan evaluasi. Dalam tanda kutip ya, bukan berarti satu forum khusus untuk mengevaluasi," katanya.

Baca Juga: Rumah Eks Menteri KLHK Siti Nurbaya Digeledah Kejagung

Prasetyo menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan program pemerintahan dan tugas-tugas kenegaraan, Presiden secara berkelanjutan melakukan penilaian serta evaluasi terhadap kinerja para pembantunya.

Menurutnya, Presiden Prabowo baru akan mengambil langkah pergantian apabila memang dinilai ada hal-hal yang perlu dibenahi.

"Bilamana kemudian Bapak Presiden misalnya merasa perlu melakukan perbaikan atau perlu melakukan pergantian, ya itu sepenuhnya beliau yang tahu. Karena beliau lah yang sehari-hari memonitor seluruh kinerja dari para pembantunya di kabinet," terangnya.

Menteri Sekretaria Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi <b>(NTVnews)</b> Menteri Sekretaria Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (NTVnews)

Sebelumnya, Prasetyo juga menegaskan bahwa hingga kini belum ada pembahasan resmi terkait perombakan Kabinet Merah Putih.

Hal itu ia sampaikan menjelang agenda pelantikan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, sebagai respons atas berbagai pertanyaan mengenai dinamika kabinet, termasuk isu pengisian sejumlah posisi menteri.

Baca Juga: Istana: Pelantikan DEN Diharapkan Percepat Swasembada dan Ketahanan Energi Nasional

"Enggak ada," katanya singkat menanggapi pertanyaan awak media Istana Kepresidenan, Jakarta, terkait kabar reshuffle kabinet.

Prasetyo menambahkan, tidak ada reshuffle dalam pengertian perombakan kabinet. Adapun perubahan yang terjadi sejauh ini hanya berkaitan dengan peralihan penugasan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, yang saat ini tengah menjalani proses untuk mengemban jabatan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.

x|close