Isael Semakin Beringas Lakukan Serangan di Gaza Palestina

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Feb 2026, 16:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Jalur Gaza setelah gencata senjata. ANTARA/Anadolu/py. Ilustrasi - Jalur Gaza setelah gencata senjata. ANTARA/Anadolu/py. (Antara)

Ntvnews.id, Gaza - Sedikitnya 31 orang dilaporkan meninggal dunia akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza sejak Sabtu pagi. Informasi tersebut disampaikan saluran televisi Al Jazeera dengan mengutip sejumlah sumber medis.

Aksi kekerasan itu terjadi sehari sebelum Israel direncanakan membuka kembali Penyeberangan Rafah yang menjadi jalur penghubung antara Jalur Gaza dan Mesir.

Menurut laporan tersebut, rencana pembukaan Penyeberangan Rafah ini akan menjadi yang pertama sejak Mei 2024.

Sebelumnya, pada 14 Januari, Utusan Khusus Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Steve Witkoff, mengumumkan dimulainya tahap kedua dari rencana 20 poin yang digagas Trump untuk mengakhiri konflik di Jalur Gaza.

Tahap lanjutan ini disebut akan menitikberatkan pada masa transisi pascagencatan senjata, termasuk agenda demiliterisasi, pembentukan pemerintahan teknokratis, rekonstruksi wilayah, serta pelucutan senjata bagi seluruh personel yang tidak berwenang.

Baca Juga: PBB Kirim Ribuan Paket Pendidikan ke Gaza

Lebih awal, pada Kamis, 22 Januari 2026, Trump juga meresmikan pembentukan Dewan Perdamaian oleh pemerintahannya dan menyatakan lembaga tersebut akan bekerja sama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam menangani krisis global yang melampaui isu Jalur Gaza.

Pernyataan itu disampaikan Trump saat menjamu puluhan pemimpin dunia di sela Forum Ekonomi Dunia, dalam rangkaian acara penandatanganan dokumen pendirian dewan tersebut.

“Kami berkomitmen untuk memastikan Gaza didemiliterisasi, dikelola dengan baik, dan dibangun kembali dengan indah. Ini akan menjadi rencana yang hebat, dan di situlah Dewan Perdamaian benar-benar dimulai,” kata Trump.

Ia menambahkan bahwa mandat Dewan Perdamaian tersebut berpotensi diperluas ke berbagai isu lain seiring dengan keberhasilan upaya yang dijalankan di Gaza.

TERKINI

Negosiasi Iran-AS Dimulai, Trump Masih Tutup-tutupi Strategi

Luar Negeri Minggu, 1 Feb 2026 | 17:15 WIB

Dokumen Epstein Klaim Bill Gates Kena Penyakit Menular Seksual

Luar Negeri Minggu, 1 Feb 2026 | 17:00 WIB

Iran Kecam Kehadiran Militer AS di Teluk Persia

Luar Negeri Minggu, 1 Feb 2026 | 16:30 WIB

Turki Tawarkan Jadi Mediator Konflik AS-Iran

Luar Negeri Minggu, 1 Feb 2026 | 16:15 WIB

Isael Semakin Beringas Lakukan Serangan di Gaza Palestina

Luar Negeri Minggu, 1 Feb 2026 | 16:00 WIB

Trump Ungkap Iran Sedang Jalani Negosiasi dengan AS

Luar Negeri Minggu, 1 Feb 2026 | 15:30 WIB

Afrika Selatan–Israel Memanas, Saling Usir Diplomat

Luar Negeri Minggu, 1 Feb 2026 | 15:22 WIB
Load More
x|close