Ntvnews.id, Bogor - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah saat ini tengah menjalankan sejumlah program strategis nasional. Salah satu yang telah menunjukkan hasil nyata adalah terwujudnya swasembada pangan, khususnya komoditas beras.
"Kita tadi cadangan beras kita tertinggi," ungkap Prabowo saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin, 2 Februari 2026.
Selain sektor pangan, Prabowo juga memaparkan program strategis lainnya, yakni pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Melalui program ini, sebanyak 12 juta kampung nelayan di seluruh Indonesia akan ditata dan dibenahi secara menyeluruh. Pemerintah berencana membangun berbagai infrastruktur pendukung yang dilengkapi fasilitas penting bagi nelayan, mulai dari penyediaan kapal hingga alat tangkap ikan.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Politik Luar Negeri Bebas Aktif, Indonesia Tak Akan Bergabung Pakta Militer
Prabowo menjelaskan bahwa setiap kampung nelayan nantinya akan mendapatkan sarana pendukung untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
"Saya kira sudah nanti salah satu program kita yang sangat strategis kampung nelayan 12 juta. Setiap kampung akan kita bikin dermaga kecil, kita juga beri cold storage dan kita bantu kapal-kapal ikan yang lebih besar 30 GT," bebernya.
Menurut Prabowo, langkah tersebut diharapkan mampu mendorong terciptanya ekosistem bisnis perikanan yang lebih terintegrasi dari hulu ke hilir. Dengan demikian, pendapatan nelayan dapat meningkat secara signifikan.
"kita harap tiap desa akan dapat 1 penghasilan mereka naik kita sudah punya pilot project hasil nelayan hampir 60%," ucapnya.
Prabowo Subianto di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah (NTVnews)