Detik-detik Anggota Satpol PP Tewas Dibacok ODGJ di Kebumen

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Feb 2026, 11:18
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Anggota Satpol PP Tewas Dibacok ODGJ Anggota Satpol PP Tewas Dibacok ODGJ (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Upaya evakuasi seorang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, berakhir tragis bagi seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Personel Satpol PP berinisial AA meninggal dunia setelah dibacok oleh ODGJ yang hendak dievakuasi pada Senin (2/1) sekitar pukul 14.00 WIB.

AA saat itu bertugas mendampingi proses evakuasi bersama Puskesmas Alian. Tim gabungan yang hadir mencakup tiga anggota Polsek Alian Polres Kebumen, dua anggota Koramil Alian, lima personel Satpol PP, perwakilan pemerintah desa, serta keluarga pelaku. Mereka berusaha membawa ODGJ bernama Ruwadi keluar dari rumahnya untuk mendapatkan penanganan.

Namun situasi berubah drastis ketika Ruwadi tiba-tiba keluar rumah sambil membawa senjata tajam dan benda tumpul berupa sabit, pisau daging, serta linggis. Ketika tim hendak memasukkan yang bersangkutan ke dalam ambulans, ia melakukan perlawanan dengan mengayunkan sabit dan linggis ke arah petugas, sementara pisau daging terselip di pinggangnya.

Baca Juga: Pramono Tertibkan Bendera Partai Terpasang di Flyover Jakarta: Ganggu Banget!

Petugas, termasuk AA, berupaya melucuti senjata yang dibawa pelaku namun tidak berhasil. Serangan mendadak itu membuat Ruwadi mengejar AA dan mengayunkan sabit hingga menyebabkan luka sayat serius pada tubuhnya. AA segera dilarikan ke Rumah Sakit Jenderal Soedirman Kebumen, tetapi nyawanya tak tertolong.

Sekitar 30 menit setelah mendapatkan perawatan, ia dinyatakan meninggal dunia. Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama membenarkan kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa penyelidikan terus dilakukan untuk memastikan rangkaian peristiwa secara menyeluruh.

"Saat ini Polres Kebumen sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait kejadian ini," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (2/2).

Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), Tim Inafis Satreskrim Polres Kebumen menemukan sejumlah bercak darah di jalan depan rumah hingga di pondasi halaman rumah.

Baca Juga: Pansel Mulai Bekerja, Purbaya Janjikan Ketua OJK Baru Terpilih Dalam 2 Pekan

"Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu bilah sabit, satu bilah pisau daging, dan satu bilah linggis. Polisi melakukan olah TKP serta mengajukan permintaan visum et repertum kepada pihak rumah sakit,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata menegaskan bahwa penanganan kasus dilakukan sesuai prosedur oleh Unit Reskrim Polsek Alian bersama Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Kebumen.

"Penyelidikan masih berjalan untuk mendalami unsur peristiwa, termasuk rangkaian tindakan saat evakuasi serta penanganan terhadap terduga pelaku," kata Yofi.

Peristiwa ini menjadi pukulan berat bagi jajaran Satpol PP yang dalam tugasnya kerap berada di garda terdepan penanganan gangguan sosial. AA gugur saat menjalankan kewajiban pelayanan masyarakat, menunjukkan risiko besar yang dihadapi petugas dalam operasi kemanusiaan seperti evakuasi ODGJ.

x|close